Tiongkok Jajaki Investasi di Bengkalis
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Investor dari Negeri Tirai Bambu, Tiongkok menjajaki
dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk melakukan investasi di daerah ini.
Sesuai rencana jenis investasi di Negeri Junjungan ini, bergerak pada bidang
galangan kapal, pabrik kimia farma dan power plan (penyediaan energi listrik).
Kepastian rencana menamankan modal di Kabupaten Bengkalis, disampaikan utusan
group PT Bumi Makmur Energi (PT BME), perusahaan dari Negeri China, Meggy Chow,
Frans dan Abdul Fatah, pada pertemuan di Kantor Bappeda Bengkalis, Kamis malam
(5/6/2015).
Pertemuan itu dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Heri Indra Putra,
turut dihadiri Kepala Bappeda Bengkalis Jondi Indra Bustian, Kepala Distamben T
Ilyas, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Eduar dan
sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Di hadapan utusan PT Bumi Makmur Energi yang merupakan anggota Brittany
International Holdings Limited Hongkong, Asisten Perekonomian dan Pembangunan,
dan Kepala Bappeda, memaparkan tentang kondisi dan peluang bisnis di Kabupaten
Bengkalis. Seperti kawasan Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, yang diperuntukkan
menjadi kawasan industri dan pelabuhan. Tidak hanya itu, juga ditawarkan
kesempatan berinvestasi sektor pariwisata di kawasan pantai Rupat Utara.
"Kami sangat apresiasi atas ketertarikan PT BME yang berminat untuk
berinvestasi di Negeri Junjungan Kabupaten Bengkalis. Diharapkan, keterlibatan
pihak perusahaan yang berafiliasi dengan perusahaan di China, akan menarik
sejumlah perusahaan dari Negeri Tirai Bambu tersebut untuk berinvestasi di
Bengkalis," ungkapa Heri.
Untuk mendukung keberadaan kawasan industri dan pelabuhan, sejauh ini Pemkab
Bengkalis telah menyediakan infrastruktur pendukung, seperti pembangunan jalan
proyek multiyears jalan lintas Bukit Batu - Siak Kecil. Disamping itu,
Bengkalis juga membuka akses sejumlah jalan lingkar Duri Barat dan Duri Timur.
Setelah mendengarkan pemaparan tentang peluang investasi di Kabupaten
Bengkalis, PT BME menyatakan minatnya membuka sejumlah usaha di Kabupaten
Bengkalis. Alasannya, secara geografis Kabupaten Bengkalis sangat strategis
berada di tengah-tengah pesisir pantai timur Sumatera dan memiliki areal yang
bisa dikembangkan untuk pembangunan galangan kapal, seperti di kawasan Buruk
Bakul.
Meggy Chow yang sudah fasih berbahasa Indonesia ini mengatakan rencana
pembangunan galangan kapal ini, sebagai tindak lanjut dari pertemuan Konferensi
Asia Afrika di Bandung belum lama ini. Saat itu, Presiden Tiongkok datang ke
Bandung bersama sejumlah pengusahanya, berminat untuk berinvestasi di berbagai
sektor, seperti sektor maritim dan pariwisata.
Kepala Bappeda Bengkalis, Jondi Indra Bustian, mengatakan, sebagai bentuk
dukungan investor menanamkan modal di daerah ini, maka Pemkab Bengkalis siap
mendukung dan memfasilitasi urusan perizinan. Sebab keberadaan investor di
wilayah Bengkalis, akan memberikan kemajuan bagi daerah ini. (Bku)
Dibuka Bupati, Pasar Seni Slaksa Bantan Tengah Satukan Seni, UMKM dan Musisi
BENGKALIS – Pasar Seni Slaksa 2026 di Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.







