Hasil Tinjauan Komisi II Progres Jalan Poros Pulau Rupat Baru 46 Persen
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Anggota Komisi II DPRD Bengkalis Fachrul Nizam ST mengaku kecewa
dengan progress pengerjaan jalan poros pulau Rupat dengan sistem
multiyears. Pasalnya, sudah sudah 1,5 tahun volume pekerjaan di lapangan
baru mencapai 46 persen berdasarkan laporan terakhir yang diterima.
"Sewaktu kami Komisi II berkunjung ke Pulau Rupat melihat langsung progress
proyek MY jalan poros tersebut, memang kondisinya belum mencapai 50 persen. Karena
sesuai data yang kami terima, bobot pekerjaan baru meliputi 46 persen, dan
rekanan pelaksana waktu kita temui di lapangan malah mengaku volume pekerjaan
sampai akhir Desember 2015 ini bisa mencapai 80 persen," kata Fachrul
Nizam, Kamis (13/8/2015).
Menurut Politisi PAN ini, seharusnya pada akhir tahun pekerjaan proyek MY
seiring berakhirnya jabatan kepala daerah, sudah mencapai 100 persen.
Tetapi rekanan hanya menyebut bisa menyelesaikan bobot pekerjaan diakhir tahun
80 persen, itupun termasuk diragukan karena 1,5 tahun bekerja volumenya hanya
46 persen.
Dipertanyakan Fachrul, bagaimana mungkin dalam waktu hanya tersisa sekitar
4 bulan bisa menambah volume 34 persen lagi untuk mencapai 8 persen,
sementara 1,5 tahun bekerja volumenya juga baru 46 persen. Ia meminta
kepada rekanan pelaksana untuk bekerja all out (habis-habisan) sehingga
jalan poros di Pulau Rupat bisa dinikmati walau tidak maksimal.
"Melihat pekerjaan mereka di lapangan kita sangat kecewa. Seperti
di kelurahan Terkul dan Pergam, sampai sekarang pekerjaan masih
sebatas base. Meskipun kendaraan roda empat sudah bisa melintas,
tapi seharusnya pekerjaan bobotnya sudah mendekati finishing,
bukan berkutat disitu-situ saja," keluh Fachrul.
Ditanya langkah komisi II selanjutnya, ia berjanji akan
berkoordinasi dengan rekan-rekan di Komisi II untuk memanggil hearing
Dinas Pekerjaan Umum Bengkalis serta rekanan pelaksana yaitu PT Mawatindo. "Akan kita upayakan memanggil pihak-pihak terkait, tidak hanya
untuk jalan poros Pulau Rupat tapi juga proyek yang lainnya, termasuk
jalan lingkar pulau Bengkalis, Duri Barat, Duri Timur dan Bukitbatu-Siak Kecil,"
tambah Fachrul.
Sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis, Muhammad Nasir
mengklaim pekerjaan proyek My sudah mencapai progres tertinggi 70 persen dan
terendah 40 persen. Malahan, menurut Nasir, dirinya optimis pekerjaan yang
menelan biaya ratusan miliar itu siap sesuai target Pemerintah Daerah meski
terdapat beberapa kendala dilapangan yang dialami. "Progres proyek MY tertinggi
70 persen terendah 40 persen," ujar Nasir tanpa menjelaskan secara rinci.
Karena pekerjaan proyek ini timbunan, sebut dia, kendala yang sangat
mempengaruhi adalah cuaca. Jika hujan pekerjaan harus ditunda hingga 1-2 hari
menunggu lokasi pekerjaan kering. "Selain itu, kendala lain, kelangkaan
material. Memang kegiatan fisik sudah semua kabupaten sudah mulai digesa,
sehingga pemasok material sudah mulai kewalahan," tuturnya. "Dalam waktu 4
bulan ini, kita akan genjot. Target, insya Allah jika tidak ada kendala siap,"
pungkas Muhammad Nasir. (Bku)
Dibuka Bupati, Pasar Seni Slaksa Bantan Tengah Satukan Seni, UMKM dan Musisi
BENGKALIS – Pasar Seni Slaksa 2026 di Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.







