Bantuan Keramba untuk Pengembangan Masyarakat Kawasan Cagar Biosfer
BENGKALIS-Dalam upaya pengembangan ekonomi masyarakat Tasik Serai yang masuk dalam kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bengkalis telah mengusulkan bantuan pembangunan keramba dalam APBD 2013. Sebelumnya, Badan Penelitian dan Pengembangan juga telah membuat dua keramba di sana dalam rangka uji coba.
“Tahun ini kita sudah usulkan pembangunan keramba di Tasik Serai. Tapi apakah usulan tersebut masuk atau tidak dalam APBD 2013, saya belum bisa pastikan. Nantilah setelah DPA diserahkan ke masing-masing dinas, baru kita bisa lihat,” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bengkalis, Ahmad Ramli, Senin (25/2).
Dipaparkan Ahmad Ramli, pihak Balitbang telah melakukan sejumlah penelitian terkait pengembangan konsep eco minawisata di kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu. Untuk tahap uji coba, Balitbang telah membangun dua unit keramba di sana.
Dipaparkan Ahmad Rali, DKP sangat mendukung pengembangan kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu, tentunya dengan memperhatikan semua aspek lingkungan. Bahkan pihaknya telah menyiapkan konsep eco minawisata guna mendukung upaya pelestarian lingkungan tersebut mengingat kawasan tersebut masuk dalam kawasan cagar biosfer.
“Konsep eco minawisata ini sudah kita konsultasikan dengan Kementerian Kelautan dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam. Kita nanti juga akan melibatkan masyarakat. Konsep yang akan diterapkan nanti adalah konsep berwawasan lingkungan,” ujar Ahmad Ramli menyikapi adanya kekhawatiran sejumlah pihak bahwa program bantuan keramba bisa merusak kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu.
Dijelaskan Ahmad Ramli, konsep eco minawisata merupakan wisata sektor perikanan yang berbasis lingkungan. Semua kegiatan yang menyangkut eco minawisata ini harus berwawasan lingkungan dan sebelum itu diterapkan telah dilakukan kajian oleh Balitbang dengan melibatkan berbagai pihak.
Ditambahkan Ahmad Ramli, konsep eco minawisata ini disamping ingin memberdayakan masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut, juga bertujuan semakin memperkenalkan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu kepada dunia. Tak kalah pentingnya lagi, dalam proses pelaksanaannya nanti sangat menghindari terjadinya kerusakan lingkungan mengingat Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu adalah milik dunia. (bku)
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.







