KUA PPAS Perubahan APBD Bengkalis 2015 Diteken
BENGKALIS–Setelah dibahas secara maraton sekitar tiga minggu oleh eksekutif bersama legislatif, Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA dan PPAS) Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis 2015 ditandatangani.
Bertempat di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (22/10/2015) malam, Nota Kesepakatan KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2015 tersebut ditandatangani Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie dan Ketua DPRD H Heru Wahyudi.
Ahmad Syah menjelaskan, secara umum posisi rancangan perubahan pendapatan daerah, dalam Nota Kesepakatan KUPA dan PPAS Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis 2015 mengalami penurunan Rp417,38 miliar dari sebelumnya Rp3,68 triliun menjadi Rp 3,27 triliun.
“Berkurangnya pendapatan ini karena adanya penurunan dana perimbangan dari dana bagi hasil Rp441,50 miliar. Sementara peningkatan pada lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 24,12 miliar,” jelasnya.
Sedangkan belanja daerah, sambungnya, mengalami perubahan dari Rp 4,98 triliun menjadi Rp5,37 triliun atau meningkat Rp389,80 miliar. Terdiri dari peningkatan belanja tidak langsung Rp33,33 miliar dan belanja langsung Rp356,48 miliar.
Komponen belanja, imbuhnya lagi, mengalami perubahan dari rancangan awal KUPA dan PPAS Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis 2015 yang disampaikan ke DPRD Kabupaten Bengkalis dengan hasil pembahasan Komisi dengan SKPD dan pembahasan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bengkalis dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Bengkalis.
“Perubahan tersebut akibat terjadinya penyesuaian-penyesuaian dan rasionalisasi atas pertimbangan efisiensi anggaran serta efektifitas pelaksanaan program dan kegiatan berdasarkan pertimbangan sisa waktu tahun anggaran 2015,” jelasnya.
Sementara untuk pembiayaan daerah berubah dari Rp1,30 triliun menjadi Rp 2,11 triliun yang bersumber dari SiLPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) yang sebelumnya Rp885,81 miliar yang setelah diaudit oleh BPK RP Perwakilan Riau menjadi Rp 1,27 triliun. Atau bertambah Rp380,74 miliar.
Kemudian, pencairan dana cadangan yang sebelumnya direncanakan Rp413,36 miliar bertambah sebesar Rp426, 44 miliar menjadi Rp839,80 miliar. Penambahan ini berasal dari anggaran yang masih tersedia dalam rekening dana cadangan yang sejak awal memang diperuntukkan bagi kegiatan multiyears yang direncanakan tuntas akhir 2015.
“Dari rincian tersebut, total rancangan perubahan APBD Kabupaten Bengkalis 2015 adalah sebesar Rp5,37 triliun atau bertambah Rp389,80 miliar, dari sebelumnya Rp4,98 triliun,” ujar Ahmad Syah.
Masih kata Ahmad Syah, total belanja pada perubahan APBD Kabupaten Bengkalis 2015 tersebut diperuntukan untuk 3 (tiga) kebijakan utama.
Yaitu, usulan beberapa kegiatan baru yang belum diakomodir dalam APBD 2015 yang sifatnya bisa dikerjakan langsung oleh SKPD dan tidak memakan waktu yang lama serta kegiatan-kegiatan strategis seperti penyelesaian multiyears dan kegiatan lain yang berpengaruh signifikan terhadap pencapaian target-target daerah. Kemudian, menghapus atau mengedrop beberapa kegiatan dengan pertimbangan waktu dan pertimbangan teknis lainnya sehingga kegiatan dimaksud tidak dapat dilaksanakan.***
''Serta rasionalisasi kegiatan yang terdiri dari penambahan dan pengurangan dana atas dasar pertimbangan efisiensi waktu dan anggaran, dan terjadinya perubahan dan pergeseran kode rekening belanja berdasarkan urusan dan kewenangan SKPD,” jelasnya.
Dari jajaran eksekutif, selain Sekretaris Daerah yang juga ketua TAPD H Burhanuddin, hadir dalam penandatangan Nota Kesepakatan APBD Kabupaten Bengkalis 2015 diantaranya Ketua Bappeda H Jondi Indra Bustian, Pelaksana Tugas Asisten Administasi Umum H Hermanto Baran dan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Akmal.***Dibuka Bupati, Pasar Seni Slaksa Bantan Tengah Satukan Seni, UMKM dan Musisi
BENGKALIS – Pasar Seni Slaksa 2026 di Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.







