Pembangunan Infrastruktur Provinsi Riau
Seluruh elemen masyarakat kini sedang menghitung mundur tercapainya visi misi
untuk Riau menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara. Dan untuk
mencapainnya, Pemerintah Provinsi Riau memulainya dengan membangun berbagai
infrastruktur penunjang, salah satunya jalan.
Infrastruktur jalan yang dimaksud meliputi jalan penghubung dalam kota, antar
kota, antar kabupaten, jembatan, hingga jalan bebas hambatan, listrik dan
infrastruktur kepentingan publik lainnya.
Salah satu paling megah yang menjadi master plan pengembangan infrastruktur
Riau adalah mewujudkan pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai. Selain
mempercepat pertumbuhan ekonomi, jalan tol ini bakal memudahkan masyarakat
dalam melakukan perjalanan darat ke berbagai daerah.
Rencana pembangunan jalan tol Pekanbaru-dumai sudah berlangsung cukup lama.
Dirjend Bina Marga, Hediyanto W Husain mengatakan pembangunan jalan tol
Pekanbaru - Dumai akan menghabiskan total anggaran sebesar Rp15 triliun yang
berasal dari APBN tahun 2015 dan tahun 2016.
Menurut dia anggaran itu sudah dikalkulasikan dalam semua proses pengerjaan
pembangunan jalan tol. Mulai dari anggaran pembebasan lahan, pembuatan ground
breaking, hingga pembangunan jalan fisik selesai.
Pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai nantinya menggunakan lahan sepanjang 129
kilometer dan diperkirakan akan menghabiskan waktu hingga tahun 2018.
"Kalau tidak ada kendala, rencananya pembangunan tol akan selesai pada
tahun 2018. "Tapi menurut pengalaman sebelum-sebelumnya, pembangunan
selalu selesai lebih dulu ketimbang yang dijadwalkan," kata Hediyanto. Plt
Gubernur Riau mengatakan, keberadaan jalan tol Pekanbaru-Dumai merupakan hal
yang sangat penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi di dearah yang juga
akan mendukung Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi
Indonesia (MP3EI).
MP3EI menjadi salah satu penunjang mewujudkan Riau sebagai pusat pertumbuhan
ekonomi di Asia Tenggara pada 2020. Berbagai pembangunan infrastruktur yang
sedang digesa, tidak hanya tol, namun juga akses ke berbagai kawasan industri
seperti Tanjung Buton dan lainnya. Tujuannya adalah untuk percepatan
pertumbuhan ekonomi.(Adv)
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.







