Tinjau UN Hari Kedua di Kecamatan Bengkalis dan Bantan, Bupati Berharap Lulus 100%
Bersama istri Kasmarni, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan H Heri Indra Putra dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Bengkalis, sekolah yang pertama ditinjau Amril adalah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di Jalan HR Soebrantas, Wonosari Timur, Desa Wonosari.
Bupati dan rombongan yang tiba di MTsN sekitar pukul 07.40 WIB disambut Kepala Sekolah (Kepsek) Pujiono dan sejumlah majelis guru. "Peserta UN tahun ini 209 orang, 95 laki-laki dan 114 wanita. Mereka ujian di 11 ruang belajar. Alhamdulillah semuah hadir," jelas Pujiono menjawab Amril, seraya mengatakan sekolah yang dipimpinnya itu sudah memiliki akreditasi A+ dengan jumlah siswa saat ini lebih dari 700 orang.
Selain meninjau UN, di kesempatan itu Amril menyempatkan diri berdiskusi dengan Pujiono dan majelis guru di ruang tata usaha, sebelum bertolak menuju SMP Negeri 3 Bengkalis di Jalan Bantan. Di SMP Negeri 3 kedatangan Amril langsung disambut Kepsek Amrizal dan sejumlah majelis yang tidak ikut mengawas UN. "Sebagaimana UN hari pertama, untuk hari kedua ini seluruh pelajar juga hadir. Jumlahnya 87 orang, 44 pria dan 43 wanita," jelas Amrisal pada Amril yang tiba sekitar pukul 07.55 WIB.
Setelah dari SMP Negeri 3, peninjauan dilanjutkan ke SMP Negeri 12 Bengkalis di Jalan Sungai Alam, Desa Sungai Alam. Amril yang tiba di SMP Negeri 12 ini sekitar pukul 08.10 WIB, disambut Kepsek Sakdiah Saily. "Jumlah peserta ujian sebanyak 53 siswa dengan ruangan yang digunakan untuk UN hanya tiga lokal," jelasnya menjawab Amril sembari melihat dari kejauhan peserta UN di sekolah tersebut.
Setelah dari SMP Negeri 12, Bupati Bengkalis langsung menuju MTs Swasta Nurul Hidayah di komplek Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Hidaya Jalan Rajimun, Desa Pasiran, Kecamatan Bantan. Â Kedatangan Amril yang tiba sekitar pukul 08.40 WIB disambut pimpinan Ponpes Nurul Hidayah Ustadz Ahmad Pamuji. Kepada Amril, Ahmad Pamuji menjelaskan, jumlah peserta UN di MTs tersebut sebanyak 130 orang, 66 pria dan 64 wanita, dan semuanya hadir.
Selain itu, Ahmad Pamuji juga menjelaskan, salah seorang peserta UN, yaitu Zainul Zamri yang merupakan siswa Ponpes tersebut asal Rupat, terpaksa didampingi dalam mengerjakan soal-soal UN karena keterbatasan penglihatannya.
"Tahun lalu yang bersangkutan masih bisa melihat dengan baik. Namun terus menurun, sehingga pada UN kali ini terpaksa didampingi," jelas Ahmad Pamuji.
Melihat semangat Zainul Zamri, dari raut wajah dan gerak geriknya, kentara terlihat jika Amril ingin mendekat dan memberikan motivasi. Namun hal itu tidak dilakukannya karena aturan tidak membolehkan.
"Apapun alasannya selain pengawas dan peserta UN tidak boleh masuk. Aturannya demikian dan semua harus patuhi dan menghormati aturan itu," kata Amril menjawab wartawan tentang alasannya tidak mau masuk menemui Zainul Zamri.
Sehabis meninjau UN dan melihat dari dekat Ponpes yang dahulunya masuk wilayah Desa Bantan Tua ini, Amril melanjutkan peninjauan ke SMP Negeri 1 Bantan di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Selat Baru. Di sekolah yang merupakan tempat Kasubbag Peliputan dan Dokumentasi Bagian Humas Sekretariat Daerah Bengkalis Adi Sutrisno yang saat ini mengikuti Dilat Pim Tk IV, menyelesaian pendidikan jenjang SMP, Amril tiba sekitar pukul 09.05 WIB.
Kepsek SMP Negeri 1 H Mukhtar Sayuti menjawab Amril menjelaskan jumlah peserta UN sebanyak 58 siswa. Terdiri dari 39 pria dan 19 wanita, dan semuanya hadir. Usai meninjau UN kelima sekolah tersebut, kepada wartawan yang mengikutinya menjelaskan, peninjauan ini dilakukan sebagai sampel untuk mengetahui pelaksanaan UN SMP sederajat di hari kedua.
"Alhamdulillah, berdasarkan peninjauan ini dan laporan Kadis Pendidikan, sampai dengan hari kedua pelaksanaannya berjalan lancar. Kita harapkan demikian juga sampai hari terakhir dan lulus 100 persen sebagaimana hasil UN SMA sederajat belum lama ini," ujar Amril didampingi H Heri Indra Putra.***Dibuka Bupati, Pasar Seni Slaksa Bantan Tengah Satukan Seni, UMKM dan Musisi
BENGKALIS – Pasar Seni Slaksa 2026 di Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.







