Penambangan Pasir Dilarang, Stok di Rupat Putus
BENGKALIS-Pemerintah Kabupaten Bengkalis harus bergerak cepat, jangan sampai pelarangan ini menyebabkan proses pembangunan Kabupaten Bengkalis terhenti.
Dmikian dingkapkan Sekretaris Komisi II DPRD Bengkalis, Misliadi, Kamis (4/4). “Seperti sama-sama kita ketahui, sebagian besar pasir yang digunakan untuk material bangunan di Kabupaten Bengkalis didatangkan dari Rupat. Tak lama lagi pekerjaan proyek akan dimulai,” ujar Misliadi.
Seperti dimaklumi sebagian besar material pasir untuk pembangunan di Bengkalis, baik untuk bangunan milik pribadi maupun proyek APBD, menggunakan pasir dari Pulau Rupat. Namun sejak peristiwa penangkapan itu tidak ada warga yang berani menambang.
Tidak hanya proses pembangunan yang bakal terganggu, papar Misliadi, tapi juga kehidupan sebagian masyarakat Rupat karena sudah bertahun-tahun menggantungkan hidupnya dari menambang pasir.
“Setahu saya Pemkab itu diberikan kewenangan mengeluarkan Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Saya berharap Pemkab segera menyikapi persoalan ini jangan sampai ekonomi masyarakat dan proses pembangunan terganggu. Aktivitas yang mereka lakukan secara tradisional tersebut sudah berlangsung puluhan tahun,” ujar Misliadi.
Pasir Putus
Saat ini masyarakat yang membutuhkan pasir untuk membangun rumah dan lainnya dibuat kelimpungan. Pasalnya, sejak 10 hari terakhir pasir sudah putus, sejumlah lokasi penumpukan material pasir terlihat kosong, kalaupun ada jumlahnya terbatas.
“Sudah 10 hari ini pasir Sungai Injab, Rupat putus. Tidak ada lagi kapal yang berani mengambil atau membeli pasir dari Rupat karena takut ditangkap. Pemkab harus bergerap cepat, jangan sampai persoalan ini mengganggu proses pembangunan yang sedang berjalan,” ujar Ketua Kadin Bengkalis, Masuri.
Pihaknya sudah menyampaikan langsung persoalan ini kepada Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh. Dirinya kawatir jika Pemkab lambat menyikapi, akan berdampak kepada kehidupan masyarakat setempat dan proses pembangunan Bengkalis jadi terganggu.
”Pada intinya pak Bupati juga memaklumi hal itu dan segera mencarikan solusi,” imbuhnya. (bku)
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.







