Belasan Anak Diserang DBB, Diskes Bengkalis Diminta Proaktif Lakukan Pencegahan
BENGKALIS -Belasan anak-anak yang rata-rata berumur di bawah 15 tahun, terserang penyakit demam berdarah dangue (DBD) dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bengkalis. Pasien DBD itu umumnya berasal dari Kecamatan Bengkalis dan Kecamatan Bantan.
Â
Salah
seorang keluarga pasien DBD Firman, Rabu (31/08/2016), menyebutkan kalau
keponakannya sejak Selasa (30/8/2016) dirujuk untuk dirawat di RSUD Bengkalis
karena diyakini terserang penyakit DBD. Ia menyebutkan saat membawa ponakannya
ke RSUD Bengkalis, cukup banyak anak-anak di bawah umur yang dirawat karena
terkena DBD.Â
“Setelah ponakan saya dirawat di RSUD Bengkalis, disejumlah ruang rawat inap juga ada anak-anak dibawah umur yang dirawat dan mayoritas dari mereka terserang DBD. Jumlahnya lebih 10 orang anak-anak di bawah umur yang dirawat terkena DBD, yang berasal dari desa jangkang, Muntai di kecamatan Bantan serta dari kota Bengkalis sendiri,†ulas Firman.
Pria yang juga Wakil Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bengkalis ini meminta supaya Dinas Kesehatan Bengkalis proaktif melakukan fogging ke pemukiman masyarakat di seluruh kecamatan melalui Puskesmas-puskesmas. Apalagi saat ini kondisi udara dan cuaca tidak menentu yang memungkinkan berkembangnya nyamuk aedes agepty.
“Dalam melaksanakan fogging kita meminta supaya Dinas Kesehatan maupun Puskesmas untuk tidak melakukan foging di tempat kejadian semata, tetapi juga di lingkungan masyarakat dengan jarak sekitar 100 sampai 150 meter. Sekarang ini cuaca dalam kondisi pancaroba, dan tidak tertutup kemungkinan pasien atau penderita DBD bakal bertambah kalau tidak segera ditangani,†tegas Firman.
ÂPelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Bengkalis Zulfan Heri saat dikonfirmasi soal pasien DBD di RSUD Bengkalis ia mengaku belum mengetahui data pasti berapa pasien yang dirawat karena DBD. Namun menurutnya, tidak tertutup kemungkinan jumlahnya mencapai belasan orang dikarenakan kondisi cuaca yang tidak menentu sekarang ini.
“Soal jumlah pasti penderita DBD yang dirawat di RSUD Bengkalis saya belum minta data ke bagian pelayanan RSUD. Kalau memang ada pasien penderita DBD mencapai belasan orang di RSUD Bengkalis tentu mereka dirawat di RSUD berdasarkan rujukan dari puskesmas kecamatan Bengkalis dan Bantan,†kata Zulfan Heri.***
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.







