Ranperda RPJMD Bengkalis Tahap Finalisasi, Paripurna Tunggu Izin Dirjen Bangda
Persetujuan dari Dirjen Bangda tersebut menyangkut dengan adanya sejumlah tahapan dalam pembahasan Ranperda RPJMD yang terlewatkan. Sehingga agenda paripurna yang dijadwalkan pada Senin (17/10/2016) atau Selasa (18/10/2016) harus ditunda dalam beberapa hari kedepan, meskipun sudah ada sinyal persetujuan dari Dirjen Bangda.
“Sampai saat ini pembahasan Ranperda RPJMD oleh Pansus DPRD Bengkalis sudah memasuki tahap finalisasi. Tenggat waktu sebulan untuk pembahasan Ranperda ini sudah kita lewati, dan sekarang menunggu persetujuan dari Dirjen Bangda untuk dilaksanakan paripurna,â€ungkap Abdul Kadir SAg, ketua Pansus Ranperda RPJMD DPRD Bengkalis, Senin (17/10/2016).
Dikemukakan Politisi PAN ini, bahwa Pansus sudah melaksanakan pembahasan secara seksama, termasuk melaksanakan agenda hearing dengan SKPD di Pemkab Bengkalis. Dalam beberapa pembahasan memang ada beberapa item yang direvisi disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan keuangan daerah kedepannya.
Disinggung soal persetujuan Dirjen Bangda, Kadir menyebutkan bahwa kepala Bappeda Bengkalis sudah menyurati Dirjen Bangda terkait dengan rencana paripurna Ranperda RPJMD, karena ada beberapa tahapan pembahasan RPJMD yang terlwatkan. Diantaranya adalah belum adanya memorandum Of Understanding (MoU) antara eksekutif dengan legislative serta jadwal pembahasan Ranperda sendiri.
“Sejauh ini memang tidak ada masalah krusial dalam pembahasan Ranperda RPJMD ini. Untuk kegiatan tahun jamak (multiyears) ada enam kegiatan yang merupakan lanjutand ari program My periode bupati sebelumnya,†terang Kadir.
Dalam Ranperda RPJMD kepala daerah Bengkalis periode 2016-2021, termuat enam isu strategis yang akan dijalankan. Kedelapan isu strategis itu adalah, (1) persoalan kependudukan, kemiskinan dan tenaga kerja/pengangguran. (2), Penurunan kemampuan kapasitas fiscal daerah, (3) Masih terbatasnya prasarana wilayah/infrastruktur, (4) Permasalahan sumber daya manusia/SDM.
  Kemudian isu strategis kelima sambung pria asal Rupat tersebut adalah pertumbuhan ekonomi yang belum merata, (6) masalah degrasi lingkungan hidup yaitu karhutla dan abrasi, (7) masih rawannya gangguan keamanan dan ketertiban serta kedelapan adalah belum optimal ya reformasi birokrasi di Kabupaten Bengkalis.
“Dalam visi dan misi Kepala Daerah 2016-2021, ada empat arah kebijakan pembangunan daerah sesuai dengan lokasi yaitu Gerbang Utama meliputi kecamatan Bengkalis dan Bantan, Gerbang Laksamana meliputi kecamatan Bukitbatu dan Siak Kecil, Gerbang Permata untuk kecamatan Mandau dan Pinggir serta Gerbang Pesisir di kecamatan Rupat dan Rupat Utara.
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.







