STIE Syariah Bengkalis Wisuda 141 Mahasiswa
Hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Bupati Bengkalis, Amril Mukminin,
mantan Bupati Bengkalis, H Syamsurizal, Ketua Yayasan Bangun Insani, Isa
Selamat, Ketua STIE Syariah Bengkalis, Khodijah Ishak, segenap civitas akademi
STIE Syariah, orang tua mahasiswa dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Amril mengajak lulusan STIE Syari'ah Bengkalis
merubah mindset agar lebih kreatif dan inovatif, berupaya membuka lapangan
pekerjaan, bukan lagi mencari pekerjaan.
Sebab, menurut mantan Kepala Desa Muara Basung Kecamatan Pinggir ini, ada
kecenderungan seorang sarjana, setelah lulus perguruan tinggi, sangat jarang
berpikir menjadi seorang pengusaha. Bahkan hingga saat ini, para sarjana
cenderung ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil atau melamar pekerjaan di
perusahaan swasta.
Untuk itu, orang nomor satu di wilayah berjuluk Negeri Junjungan ini, mengajak
semua alumni untuk terus membekali diri dengan ilmu pengetahuan dan
meningkatkan kompetensi.
"Setelah menyandang gelar sarjana, bukan berarti kalian berhenti untuk
belajar. Sebab, setiap saat kita dituntut untuk terus belajar dan menambah ilmu
pengetahuan" tambahnya sembari mengucapkan selamat dan tahniah kepada para
wisudawan dan wisudawati, yang telah sukses menyelesaikan pendidikan tinggi di
STIE Syari'ah Bengkalis.
Dikatakan Amril, tuntutan agar semua alumni untuk terus belajar sangat wajar,
hal ini dikarenakan ilmu pengetahuan setiap saat terus berkembang.
"Jika generasi muda enggan untuk terus belajar, dikhawatirkan tidak akan
pernah menang menghadapi persaingan global, selalu menjadi pecundang, bukan
petarung sejati, akan menjadi penonton di negeri sendiri," jelasnya.
Supaya hal tersebut tidak terjadi, sambungnya, sebagai generasi penerus bangsa,
alumni STIE Syariah Bengkalis jangan pernah bosan, tidak boleh jemu untuk
menggali dan menambah ilmu pengetahuan.
"Hal ini perlu juga kami ingatkan, karena para sarjana lulusan perguruan
tinggi dimanapun, saat ini tidak bisa lagi hanya mengandalkan ijazah dalam
mencari pekerjaan, tapi harus memiliki keterampilan dan kompetensi yang
mumpuni, sehingga dapat terserap pasar kerja dengan cepat," pungkasnya.
Diketahui, adapun wisudawan dan wisudawati angkatan k-8 sebanyak 141 lulusan
yang terdiri dari 83 mahasiswa Prodi Akuntansi Syariah dan 58 mahasiswa Prodi
Perbankan Syariah.***
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.







