Hadiri Perayaan Natal Oikoumene, Bupati Ajak Umat Kristiani Kuatkan Semangat Perdamaia
Demikian diungkapkan orang nomor satu di Negeri Junjungan ini, saat menghadiri Perayaan Natal Oikoumene yang ditaja Badan Kerjasama Gereja-Gereja se-Duri (BKSGD) di ahalam Pokok Jengkol, Duri, Jumat malam (16/12/2016).
Kedatangan orang nomor satu Kabupaten Bengkalis di Negeri Junjungan ini disambut antusias Ketua Panitia, Fransisca Sinambela yang juga anggota DPRD Kabupaten Bengkalis  dan seluruh umat Kristiani yang hadir memadati acara Perayaan Natal Oikoumene.
Hadir Camat Mandau Djoko Edi Imhar, Camat Pinggir Fahrizal, S. STP, Kapolsek Pinggir Kompol Ade Zamrah, SIK, Danramil Mandau Kapten Inf. Y Mendrofa dan seluruh umat Kristiani yang tergabung dalam Badan Kerjasama Gereja-gereja se-Duri.
Di hadapan umat Kristiani yang tergabung dalam BKGSD, Bupati Amril menyampaikan malam ini merupakan malam yang sangat istimewa bagi seluruh umat Kristiani, khususnya di Duri dan sekitarnya. Karena atas izin dan kasih sayang Tuhan Yang Maha Esa, dapat kembali merayakan Natal Oikumene.
“Perayaan natal tahun 2016 ini, makin membawa kedamaian, serta rasa cinta dan kasih sayang kepada seluruh Umat Kristiani, guna menyongsong hari esok yang lebih baik. Semoga damai, cinta, dan kasih sayang, senantiasa menyertai seluruh umat kristiani di daerah ini, khususnya di Duri dan sekitarnya,†ujar Amril
Saat ini, bangsa ini dihadapkan berbagai persoalan, seperti maraknya peredaran narkoba, korupsi dan pornografi yang melibatkan hampir semua elemen masyarakat. Begitu pula semangat untuk menjunjung tinggi Kebhinnekaan serta rasa toleransi, kian mulai memudar.
“Hal ini diantaranya dapat kita lihat bagaimana maraknya tindakan saling hujat menghujat, perang kata-kata di media sosial, meskipun kita tahu hal itu tidak semuanya benar adanya. hanya dilakukan segelintir orang yang tidak suka cinta damai,†ungkap Amril
Kondisi ini terjadi, ungkap mantan Kepala Desa Muara Basung ini, akibat adanya kekosongan moral. Ajaran suci agama yang diyakini, tidak lagi diimplementasikan secara baik dan benar, mengaku Tuhan itu ada, tetapi dalam kenyataan kesehariannya, jauh dan kian jauh dari ajarannya.
“Hal demikian tentu harus menjadi perhatian dan keprihatinan kita bersama. untuk itu, mari kita tingkatkan kembali kualitas moral masyarakat dengan nilai-nilai dan ajaran agama. sebab kami percaya, tidak satu pun agama yang diakui di negara ini, mengajarkan umatnya, terlibat dalam peredaran narkoba, korupsi, menjadi pelaku pornografi ataupun tindakan negatif lainnya,†ungkap Amril Mukminin.***
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.







