Bengkalis Menjadi Tuan Rumah Rakor Karhutla Tingkat Propinsi Riau
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh,
Jumat (9/5) membuka rapat koordinasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)
tingkat Propinsi Riau. Acara yang berlangsung di kantor Bupati tersebut,
dihadiri sejumlah pejabat Propinsi serta unsur Forkopimpda Riau.
Dalam
sambutannya, Bupati mengatakan bahwa peristiwa karhutla merupakan
isu lingkungan strategis yang perlu dilakukan pencegahan dan
pengendaliannya. Tahun
ini, tepatnya dari bulan Januari hingga Maret, luas lahan yang terbakar di
Kabupaten Bengkalis mencapai 10.144,1 hektar.
Dalam upaya
pengendalian dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi pada januari
hingga akhir Maret lalu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis kata Bupati telah
berupaya maksimal. Namun cakupan kebakaran yang sangat luas, sehingga petugas
di lapangan mengalami kendala. Baru setelah penetapan status darurat asap,
Bengkalis mendapat bantuan dari Provinsi maupun Pusat.
"Kendala
yang dihadapi selama ini, selain akses ke lokasi kebakaran sulit dijangkau,
juga dikarenakan pasokan sumber air yang terbatas bahkan tidak ada karena
kekeringan, sehingga petugas mengalami kesulitan. Ditambah lagi dengan
kebiasaan sebagian masyarakat yang cenderung membuka lahan dengan cara
membakar, sehingga menambah jumlah kasus kebakaran hutan dan lahan di daerah
ini," sebut Bupati.
Untuk
mengatasi masalah sumber air dalam menangani kebakaran hutan dan lahan
sebut Bupati, sesuai interuksi Gubernur Riau, bawa setiap Kabupaten/Kota harus
membuat Embung (tempat penampung air) di sejumlah titik rawan kebakaran.
"Alhamdulillah,
kami telah membuat embung di beberapa titik, seperti di desa Ulupulau Kecamatan
Bantan dan Desa Temeran Kecamatan Bengkalis. Insyaallah, kedepan kita akan
membuat sejumlah embung di Kecamatan Mandau dan Siak Kecil, serta di beberapa
titik rawan kebakaran lainnya," urai Bupati.
Sejauh ini
kata Bupati, untuk mencegah musibah kebakaran hutan dan lahan, pemerintah
gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat, tentang ancaman hukuman maupun
himbauan agar tidak membuka dan membersihkan lahan dengan cara membakar.
"Disamping
itu, pemkab Bengkalis juga telah membentuk regu pemadam kebakaran dari personil
tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga Desa yang mencapai 216 orang dengan
didukung peralatan pemadam," sebutnya.
Disamping
itu kata Bupati, dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan, Pemkab Bengkalis
telah mengintruksikan kepada pemilik lahan baik itu perorangan, kelompok maupun
perusahaan untuk melakukan pengaturan tata kelola air di lahan gambut,
perbaikan drainase dan pembuatan pintu klip air di kanal-kanal dengan sistem
buka tutap. Langkah ini guna menjaga stabilitas permukaan air di lahan gambut,
sehingga lahan gambut tetap basah. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







