Banyaknya Biro Perjalanan Umrah Abal-abalan, Bupati Minta Masyarakat Waspada
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Korban kasus penipuan
biro perjalanan Umrah dan Haji terus berjatuhan. Jika sebelumnya belasan warga
Kecamatan Bengkalis dan Bantan gagal berangkat, karena saat tiba di Jakarta
biro perjalanan kabur entah kemana, kini giliran belasan warga Kecamatan
Mandau. Parahnya lagi, belasan korban tersebut terlantar ketika sudah berada di
Bandara King Abdul Azis Jeddah Arab Saudi.
Terkait persoalan tersebut, Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh melalui Kabag
Humas, Andris Wasono mengingatkan masyarakat untuk hati-hati dan banyak
bertanya. Sehingga masyarakat punya referensi sebelum menentukan biro
perjalanan yang mana yang benar-benar aman dan nyaman.
"Pemerintah cukup prihatin atas apa yang menimpa sebagian jamaah yang tertipu
oleh biro perjalanan penipu seperti ini. Berbagai kasus yang terjadi hendaknya
menjadi pembelajaran bagi kita untuk waspada dan teliti sebelum menjatuhkan
pilihan," ujar Andris.
Selain teliti dan mencari referensi yang benar, masyarakat yang ingin
melaksanakan Umrah atau Haji sebaiknya berkonsultasi atau bertanya dulu dengan
Kemenag, agar memperoleh gambara yang bisa dijadikan pedoman.
"Setahu saya biro perjalanan haji dan umrah itu harus terdaftar di Kementerian
Agama, karena itu sebaiknya jika memang meragukan lebih baik ditanyakan dulu ke
Kemenag ssebelum menjatuhkan pilihan. Semua ini kita maksudka agar tidak
terjadi hal-hal yang tidak diingini," saran Andris lagi.
Perbanyak Sosialisasi
Terpisah, tokoh pemuda Bukit Batu, Muhajir mengatakan, banyaknya kasus penipuan
biro perjalanan Umrah dan Haji serta masih banyaknya korban yang berjatuhan di
tengah masyarakat, perlu disikapi serius oleh pemerintah. Salah satunya adalah
dengan menyosialisasikan kepada masyarakat, tentang biro perjalanan yang resmi
atau mana yang tidak diakui.
"Belum lama kita dengar belasan warga Bengkalis dan Bantan yang gagal berangkat
ke tanah suci karena ditipu biro perjalanan Umrah, beruntung mereka masih
berada di Jakarta, jadi tidak begitu sulit pulang ke kampung. Persoalan menjadi
runyam ketika jamaah sudah berada di Arab Saudi atau di negara luar sana, mau
pulang susah, sementara biro perjalanan kabur entah ke mana," sesal Muhajir.
Ia berharap Pemkab dan Kementrian Agama (Kemenag), getol menyampaikan atau
menyosialisasikan kepada masyarakat, mana biro perjalanan yang resmi mana
pula yang abal-abal.
"Terkadang masyarakat tidak tahu mana yang betul-betul biro perjalanan, mana
pula yang penipu. Ketika ada informasi biaya Umrah lebih murah, masyarakat lalu
berduyun-duyun mendaftarkan diri di biro perjalanan tersebut, tanpa usul
periksa dan bertanya dengan orang lain," papar Muhajir lagi.
Apapun persoalannya kata Muhajir, dari tahun ke tahun jumlah jamaah umrah akan
terus meningkat. Hal itu seiring lamanya antrian haji serta ekonomi sebagian
masyarakat yang membaik.
"Sekarang untuk naik haji walaupun sudah bayar lunas harus antri 10-12 tahun.
Karena terlalu lama menunggu, sebagian jamaah lebih memilih umrah duluan atau
hanya umrah saja. Karena jumlahnya akan terus bertambah, perlu diberikan
pemahaman agar mereka tidak terlantar di perjalanan," sarannya. (Bku)
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.







