Dewan : Pengembangan Pelabuhan Roro Sistem Multiyears
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Wakil Ketua DPRD Bengkalis, H Indra Gunawan meyakini jika proyek
pengembangan pelabuhan roro dikerjakan tetap dengan sistem reguler, maka proyek
besar itu dijamin tidak akan selesai dan besar kemungkinan tidak ada rekanan
yang sanggup, walau tender dilakukan awal tahun.
Sikap pesimis Ketua DPD II Golkar tersebut dilatari besarnya anggaran untuk
pembangunan pengembangan pelabuhan roro, ditambah waktu cukup singkat sementara
pengerjaan proyek tersebut membutuhkan keahlian khusus.
''Terus terang saya pesimis kalau tetap dikerjakan dengan sistem reguler.
Pertama soal besarnya anggaran untuk proyek pelabuhan roro, hal ini terkait
dengan waktu yang ada. Kedua, pembangunan pelabuhan ini membutuhkan keahlian
khusus, tidak sembarangan,'' ujar Indra.
Pria yang akrab disapa Eet ini menambahkan, dirinya sepakat proyek pembangunan
pelabuhan roro yang menalan dana puluhan milyar tersebut dikerjakan dengan sistem
tahun jamak (multiyears).
''Menurut pendapat saya sebaiknya dikerjakan dengan sistem tahun jamak. Kita di
dewan siap merealisasikan itu kalau memang Pemkab akan melaksanakan pengerjaan
dengan sistem tahun jamak,'' ujarnya.
Pembangunan pelabuhan roro satu diantara proyek paling vital sebut Eet. Sebab,
sejak dua tahun lalu jembatan pelabuhan roro hanya boleh dilewati kendaraan
bertonase 8 ton, karena kondisi jembatan yang sudah uzur.
''Kita khawatir, jika tahun ini kembali gagal, bisa-bsa jembatan roro ini roboh
atau hanya bisa dilewati kendaraan bertonae di bawah lima tahun. Kalau sudah
begitu, masyarakat juga yang akan dirugikan. Itulah mengapa kita memandang
serius pembangunan pelabuhan roro yang sudah dua kali gagal ini,'' sebut Eet.
Sebelumnya Kepala Dishub Kominfo Bengkalis, Jaa'far Arif ketika dikonfirmasi membenarkan,
bahwa dokumen untuk pelelangan dua dermaga roro di Air Putih dan Sungai Selari
dikembalikan pihak ULP Bengkalis dengan alasan lelang dibatalkan dengan
beberapa alasan seperti waktu pelaksanaan, syarat teknis dan termasuk RAB.
Terkait adanya pembatalan tersebut, Dishub Kominfo melakukan peninjauan ulang
terhadap dua paket proyek dermaga roro tersebut. Mulai dari waktu pelaksanaan
pekerjaan, persyaratan teknis, dan RAB yang disusun sebelumnya.
"Saat ini kami sedang melakukan peninjauan ulang. Setelah semuanya selesai,
mulai dari waktu pelaksanaan yang tidak mencukupi, persyaratan teknis yang
memberatkan, atau RAB yang harus dilakukan perubahan, kami targetkan pekan
depan dokumen itu akan kembali diserahkan ke ULP untuk dilakukan lelang ulang,"
paparnya. (Bku)
Bagaimana cara menghubungi Batik Air?
Anda dapat menghubungi Batik Air dengan mudah melalui WhatsApp saluran resmi di bawah ini..
Disbun Bengkalis Ajak Generasi Muda Raih Kuliah Gratis Lewat Beasiswa Sawit
BENGKALIS – Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis mendorong masyarakat Kabupaten Bengka.
Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Bengkalis Serahkan Sarpras Pertanian
BENGKALIS-Komitmen Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkalis dalam mendukung program ketahanan pangan .
Perda KLA Dinilai Penting untuk Perkuat Pemenuhan Hak Anak di Bengkalis
BENGKALIS – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Bengkalis meni.
Rapat Bersama Pansus KLA, DPPPA Bengkalis Dorong Regulasi Perlindungan Anak
BENGKALIS – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Bengkalis mene.
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .






