Kelompok Pelestarian Mangrove Dibentuk BLH
BADAN, Beritaklik.Com -
Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bengkalis melakukan sosialsisasi dan
membentuk kelompok yang kompeten untuk melestarikan hutan mangrove. Langkah ini
dilakukan melihat kondisi hutan mangrove yang mengelilingi pulau Bengkalis
mulai punah dan dikhawatirkan keseimbangan ekosistem pantai akan terganggu.
Seperti disampaikan Kepala BLH Arman AA melalui Sekretaris Agusrizal, Kamis
(26/6), tahun ini pihaknya telah membentuk 4 kelompok di Kecamatan Bengkalis
dan Bantan sesuai yang ditunjuk oleh camat setempat.
"Kecamatan Bantan 2 kelompok dan Kecamatan Bengkalis 2 kelompok.
Pembentukan kelompok untuk melestarikan hutan mangrove itu bertujuan agar
kelompok yang telah dibentuk itu dapat melakukan penanaman kembali hutan
mangrove yang mulai rusak," ujar Agus.
Hutan mangrove yang mengelilingi pulau Bengkalis ini mulai rusak dan berdampak
pada ekosistem yang ada. Disamping itu akan menimbulkan abrasi yang lebih
parah lagi karena tidak adanya hutan mangrove sebagai penahan gelombang.
Untuk Kecamatan Bengkalis, kelompok yang telah ditunjuk camat adalah Kelompok
Desa Sebauk dan Desa Penebal. Sementara di Kecamatan Bantan kelompok Desa Teluk
Pambang dan Desa Jangkang yang setiap kelompok terdiri dari 20 anggota.
"Kita telah turun ke Desa Jangkang dengan mengundang 2 kelompok di
Kecamatan Bantan yang telah terbentuk dan mengahadirkan perwakilan 2 kelompok
yang ada di Kecamatan Bengkalis untuk mendapatkan arahan dan sosialisasi
bagaimana caranya melakukan pembibitan dan penanaman pokok mangrove yang
benar," ungkap Agusrizal.
Sosialisasi dan pembentukan kelompok pengelolaan lingkungan hidup tersebut,
menurut Agusrizal dilatarbelakangi oleh persoalan lingkungan yang mulai rusak
dan agar ada penyanggah lingkungan terutama dipantai dengan melakukan penanaman
kembali hutan Mangrove
"'Kita mencoba supaya pokok mangrove ini dapat dilestarikan dan dapat
hidup subur untuk penyanggah keseimbangan ekosistem pantai melalui peran serta
masyarakat dengan dibentuknya kelompok ini," ujarnya.
Setiap kelompok yang telah dibentuk itu akan mendapatkan bantuan berupa biaya
pembibitan, penyediaaan polibek dan berbagai peralatan pertanian. Guna mengawal
program tersebut agar berjalan baik, BLH sangat berharap bantuan dari kepala
desa. Program penanaman mangrove ini bukan untuk ditebang, tapi dilestarikan. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







