Sebesar Rp10,7 Rancangan APBD Riau 2015 Telah Disahkan
Gubri Hadiri Paripurna DPRD Laporan
Hasil Kerja Banggar Terhadap RABD 2015 Prov Riau.
PEKANBARU, Beritaklik.Com - Rancangan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2015 disahkan sebesar
Rp10,7 triliun. sehingga terjadi defisit Rp2 triliun karena pendapatan yang
hanya Rp8,7 triliun.
Defisit itu akan ditutup melalui sisa anggaran lebih tahun anggaran 2014 yang
berjumlah Rp2 triliun. Selanjutnya, Rancangan APBD Riau akan dijadikan
Peraturan Daerah (Perda).
Kemudian diserahkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) selama 3 hari
setelah disahkan. Rincian dari segi pendapatan proyeksi 2015 adalah sebesar
Rp8,718 triliun. Jumlah itu terdiri atas sektor pendapatan asli daerah (PAD),
dana bagi hasil dan pendapatan daerah lainnya yang sah.
PAD Riau 2015 ditargetkan sebesar Rp2,9 triliun, retribusi daerah Rp34,6
miliar, hasil pengelolaan keuangan daerah yang dipisahkan Rp208,5 miliar, dan
lain-lain PAD yang sah Rp488,2 miliar.
Dana bagi hasil terdiri atas dana perimbangan Rp4,4 triliun, dana bagi hasil
pajak/bukan pajak Rp3,4 miliar, dana alokasi umum Rp900 miliar, dana alokasi
khusus Rp48 miliar. Kemudian ditambah dengan pendapatan lain-lain yang sah
Rp648 miliar.
Untuk belanja daerah, komponen belanja tidak langsung sebesar Rp3,97 triliun
dengan rincian, Rp1,508 triliun untuk belanja pegawai, Rp850 miliar untuk
belanja hibah, Rp9,5 miliar bantuan sosial, Rp1,083 triliun untuk belanja bagi
hasil kepada kabupaten/kota dan pemerintah desa, Rp961 miliar belanja bantuan
keuangan kabupaten/kota dan pemerintah desa, dan Rp10 miliar belanja tak
terduga.
Sedangakan komponen belanja langsung berjumlah Rp6,744 triliun yang digunakan
untuk pembangunan infrastruktur jalan/jembatan, sumber daya air, rumah layak huni, dan
lain-lain. Meningkatnya usulan APBD Riau tahun 2015 disebabkan semakin
banyaknya program pembangunan yang digarap Pemprov Riau.
Beberapa titik pembangunan
yang masih butuh sentuhan dan ada juga yang harus dibangun dari awal menjadi
prioritas pembangunan tahun depan. Wakil Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi
Rachman, mengatakan, masih perlu penguatan terhadap program pembangunan di
Riau. "Dimana yang benar-benar menyentuh masyarakat jadi prioritas,"
terang Wagubri. (Bki)
Bagaimana cara menghubungi Batik Air?
Anda dapat menghubungi Batik Air dengan mudah melalui WhatsApp saluran resmi di bawah ini..
Disbun Bengkalis Ajak Generasi Muda Raih Kuliah Gratis Lewat Beasiswa Sawit
BENGKALIS – Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis mendorong masyarakat Kabupaten Bengka.
Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Bengkalis Serahkan Sarpras Pertanian
BENGKALIS-Komitmen Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkalis dalam mendukung program ketahanan pangan .
Perda KLA Dinilai Penting untuk Perkuat Pemenuhan Hak Anak di Bengkalis
BENGKALIS – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Bengkalis meni.
Rapat Bersama Pansus KLA, DPPPA Bengkalis Dorong Regulasi Perlindungan Anak
BENGKALIS – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Bengkalis mene.
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .






