Stop Buang Air Besar Sembarangan Diskes Sosialisasi Program STBM
Peserta mengikuti sosialisasi program Sanitasi Total Berbasis
Masyarakat (STBM) di Desa Kelemantan, Kecamatan Bengkalis, baru-baru ini.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Dalam rangka mengimplementasikan
Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 3 Tahun2014 tentang Sanitasi Total Berbasis
Masyarakat (STBM), Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis menggelar pemicuan Stop
Buang Air Besar Sembarangan (SBS) kepada masyarakat.
Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun 2, Desa Kelemantan, Kecamatan Bengkalis
diikuti sebanyak 50 orang, baru-baru ini. Kepala Desa Kelemantan beserta aparat
desa, tokoh masyarakat dan perwakilan tim fasilitator desa juga ikut dalam
kegiatan ini. Tim STBM Dinas Kesehatan, Puskesmas dan Bidan Desa Kelematan
serta Faskab juga hadir.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis, H. Moh Syukri, pentingnya pendekatan
langsung kepada masyarakat terkait dengan kondisi lingkungan dan bagaimana
kebiasaan perilaku sehari-hari mengenai BAB. Selain itu perlunya memberikan
pemahaman dan informasi sesuai kondisi lingkungan.
"Setelah dilakukan kegiatan pemicuan ini, kami mengharpkan masyarakat Desa
Kelemantan bisa menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) terutama
perubahan kebiasaan buang air besar (BAB) sembarangan. Bilamana lingkungan
bebas dari kotaran seperti tinja, maka kita akan dapat mencegah menurunnya
angka kejadian penyakit diare dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan air
dan sanitasi," ujar Sukri, Minggu (28/9).
Program STBM dinilai sangat tepat dan baik dengan pendekatan untuk merubah
perilaku hygiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode
pemicuan. Prinsip STBM merupakan memperdayakan sanitasi total yang dipimpin
masyarakat untuk mengenal atau mempelajari kondisi yang ada dilingkungan
masyarakat dimulai dari anilsa suatu permasalaan, merencanakan, melaksanakan
kegiatan, melakukan pemantauan dan pengawasan serta melaksanakan pemeliharaan
sarana dan perilaku hidup sehat dan bersih.
Ditambahkan Kabid PMKL, Bapak Irawadi, program STBM ada 5 pilar yang harus
diadvokasikan dan disosialisasikan. Yaitu; stop buang air besar sembarangan
(SBS), menerapkan fasilitas sarana cuci tangan sehingga semua orang menerapkan
mencuci tangan yang benar, menerapkan pengelola air minum dan makanan yang
aman, mengelola sampah dengan benar dan mengelola limbah cair yang benar.
Selanjutnya menurut Kasi Kesehatan Lingkungan, Edi SUdarto, tujuan kedatanganya
Tim STBM ke Desa Kelemantan ingin melihat dan mempelajari kondisi lingkungan
sanitasi, melakukan proses fasilitasi stop buang air besar sembarangan di
masyarakat dengan prinsip pemicuan terhadap rasa jijik, rasa malu, rasa sakit
dan partisipasi masyarakat sangat baik ingin melakukan perubahan perilaku hidup
sehat dan sehat dari hasil pemicuan dan rencana tindak lanjut masyarakat
mengingin pertemuan kembali terkait dengan BAB.
Program STBM ini dilaksanakan sebagai langkah awal intervensi lingkungan
melalui pemicuan sebanyak 17 desa, salah satunya adalah Desa Kelemantan ini. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







