Plt Gubri Hadiri Kampung Seni dan Akan Memperhatikan Anjung Seni Idrus Tintin
Gubri H Arsyadjuliandi
Rachman didampingi Karo Humas hadiri Acara Kampung Seni di Purna MTQ Pekanbaru.
PEKANBARU, Beritaklik.Com
- Helat Kampong Seni yang ditaja oleh Forum Seniman Riau
(Forser) dikunjungi Plt Gubernur Riau (Gubri) Arsyad Juliandi Rachman pada
malam penutupan, Kamis (9/10) di Laman Bujang Mat Syam. Dalam kesempatan
itu, Arsyadjualiandi Rachman menyampaikan Pemprov Riau akan memperhatikan
Anjung Seni Idrus Tintin sesuai harapan para seniman Riau.
Malam itu, talk show yang sejatinya sudah usai, kemudian digelar kembali. Plt
Gubri pun duduk bersama narasumber lainnya yaitu Dr Chaidir MM, anggota
DPRD Riau Bagus Santoso, dan seniman Taufik Ikram Jamil.
Dalam kesempatan itu, Arsyadjuliandi Rachman mengemukakan bahwa dirinya sangat
mengapresiasi atas apa yang dilakukan oleh seniman karena menurut beliau, apa
yang telah dilakukan para seniman adalah sebuah gerakan untuk sama-sama
membangun seni dan budaya di Riau ini.
"Artinya, seniman sedang prihatin dengan persoalan seni dan budaya di
Riau, salah satunya tidak adanya komunikasi yang terbuka, khususnya dari Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata di provinsi," ucapnya.
Ia juga mengakui, Riau tidak hanya dibangun dari sektor ekonomi, politik dan
lainnya tetapi kebudayaan dan kesenian juga merupakan elemen penting untuk
diperhatikan. Oleh karenanya, kata Arsyad untuk ke depan, tentu saja pemerintah
juga akan "belajar" dari seniman melalui masukan dan pemikiran dalam
hal upaya membangun seni budaya di Riau ini lebih maju.
"Tentu dinas yang terkait nantinya akan saya panggil dan akan saya juga
ingin tahu sejauh mana pembinaan, cara bermitra dengan bapak ibu seniman selama
ini," jelasnya.
Terkait dengan Anjung Seni Idrus Tintin, Arsyad mengatakan akan memprioritaskan
untuk menangani segala persoalan yang terjadi pada gedung kebanggaan masyarakat
Riau itu. Karena setahu beliau, gedung itu memang dibangun untuk digunakan
dalam hal menampilkan berbagai bentuk kesenian yang ada di Riau.
"Gedung ini sebetulnya kebanggan bagi kita, ikon seni dan budaya. Dulu
dibangun untuk menampilkan berbagai macam kesenian, sayang juga tidak optimal
kita gunakan dan malah hancur. Dan saya akan prioritaskan untuk mengecek segala
kekurangan yang ada," ucapnya sembari menambahkan Riau sebenarnya harus
maju di bidang seni budaya, perlu adanya pengkaderan, seniman dan kegiatan seni
budaya juga perlu didorong karena Provinsi Riau memiliki visi dan misi
sebagai pusat kesenian dan kebudayaan di bentangan Asia Tenggara.
Kunjungan Plt Gubernur tersebut, bagi para seniman tidak hanya mengobati
kekecewaan atas tidak hadirnya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi
Riau yang telah diundang sebelumnya tetapi justru menjadi klimaks dari acara
Kampong Seni. Sumber : RIAUPOS.CO (Bki)
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.







