Pandangan Umum Nota Keuangan dan Ranperda APBD, Fraksi Soroti Besarnya Silpa dan Anggaran Pendidikan
Juru bicara Fraksi Amanat Nasional, Rianto menyerahkan pandangan umum fraksi terhadap nota keuangan dan Ranperda APBD 2015 kepada pimpinan rapat, Kaderismanto disaksikan Sekda, H Burhanuddin, Selasa (15/12).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Fraksi -fraksi di DPRD Bengkalis menyampaikan pandangan umum
terhadap nota keuangan dan Ranperda APBD 2015 melalui rapat paripurna yang
dipimpin Wakil Ketua, Kaderismanto, Selasa (16/12) malam.
Dalam pandangan umum yang disampaikan melalui juru bicaranya, sejumlah fraksi
menyoroti masih besarnya silpa tahun 2014 yang diprediksi mencapai angka
Rp885,8 miliar. Di samping itu ada juga fraksi yang menyoroti bahwa anggaran
untuk sektor pendidikan yang diusulkan dalan rancangan APBD 2015 belum sesuai
amanah UU Pendidikan atau masih di bawah 20%.
Seperti disampaikan Fraksi Golkar
melalui juru bicaranya, Hj Aisyah, bahwa untuk mewujudkan pembangunan yang
lebih baik di masa yang akan datang hendaknya diimbangi dengan mempercepat
proses dan tahapan yang logis sehingga serapan anggaran bisa maksimal. Seperti
melakukan proses pelelangan yang cepat dan tepat waktu, meningkatkan pengawasan
yang lebih intensif dari lembaga pemerintahan lainnya, legislatif dan
yudikatif. Fraksi Golkar juga mengharapkan Pemkab meningkatkan pelayanan
publik, seperti raskin, fasilitas dan pelayanan kesehatan dan pendidikan.
Harapan senada disampaikan Fraksi Gabungan Persatuan Nurani Bangsa melalui juru
bicaranya Irmi Syakip Arsalan, berharap serapan APBD tahun 2015 harus meningkat
sehingga tidak meninggalkan silpa yang sangat besar. Sungguh sangat disayangkan
sangat besar uang rakyat tidak bisa berputar dan bermanfaat dalam anggaran
2014. Jika dana sebesar itu dimanfaatkan untuk infrastruktur dasar,
kesejahteraan guru dan program ekonomi produktif bagi rakyat, tentunya akan
bermanfaat.
Sementara Fraksi Partai Amanat Nasional yang disampaikan Rianto dan Fraksi
Partai Keadilan Sejahtera melalui juru bicaranya Susianto SR menyoroti tentang
alokasi anggaran pendidikan yang belum mencapai angka 20% dalam rancangan APBD
Bengkalis 2014. Menurut catatan Fraksi PKS, anggaran untuk pendidikan yang
diusulkan dari rancangan APBD 2015 baru 19,39 persen, sementara UU Pendidikan
mengamanatkan 20%.
Selain persoalan pendidikan, Fraksi PAN
juga menyoroti bidang pelayanan kesehatan yang masih banyak harus dibenahi,
baik soal kelengkapan pendukung rumah sakit dan puskesmas, ketersedian obat,
fasilitas pasien maupun tenaga medis. Kemudian mewujudkan status RSUD Bengkalis
dan RSUD Duri menjadi Badan Layanan Unit Daerah (BLUD).
Fraksi Gerindra melalui juru bicaranya
Indrawan Sukmana, meminta kepada Pemkab untuk meningkat porsi belanja langsung
sehingga hakekat APBD sebagai alat untuk meningkatkan pelayanan dan
kesejahteraan rakyat bisa tercapat. Fraksi ini mendorong Pemkab Bengkalis untuk
memanfaatkan secara optimal semua pendaptan dan penerimaan untuk program yang
prioritas.
Kemudian Fraksi PDI-P Restorasi
melalui jubirnya Johan Wahyudi menyoroti masih banyak infrastruktur dasar
seperti jalan yang belum terpenuhi atau belum tersentuh, khusus di wilayah
perdesan. Selanjutnya pembangunan jaringan listrik melalui program listrik
masuk desa yang masih terkendala masalah perizinan lintasan jaringan di kawasan
HTI.
Terakhir Fraksi Partai Demokrat melalui juru bicarnya Sukaddi menyambut baik 8 prioritas yang tertuang dalam rancangan APBD 2015. Tinggal lagi bagaimana dapat dikelola oleh masing-masing SKPD dan tepat sasaran dengan mengedepankan asas manfaat, efektivitas, efisiensi dan transparansi. (Bku)
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.







