Penambangan Pasir Laut di Rupat Diduga Salahi Izin
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Penambangan pasir laut di wilayah perairan
Rupat Kabupaten Bengkalis, diduga menyalahi perizinan yang dikeluarkan Pemprov
Riau. Pasalnya, penambangan yang dilakukan PT Global Maritimindo tidak memiliki
izin penambangan, karena izin eksplorasi pasir laut berada di tangan PT
Trimateo.
Menurut Ketua Komisi II DPRD Bengkalis, Syahrial, informasi itu didapat
berdasarkan hasil koordinasi Komisi II DPRD Bengkalis dengan Direktorat
Jenderal (Ditjen) Mineral dan Batubara Kementerian ESDM di Jakarta, Kamis
(11/6). Rombongan Komisi II saat koordinasi dan evaluasi diterima Sony Heru
Prasetyo, Kepala Sub Bagian Bantuan Hukum Ditjen Mineral dan Batubara
Kementerian ESDM.
"PT Trimateo harus diawasi secara intensif, karena perusahaan tersebut diduga
menyerahkan pekerjaan inti penambangan pasir laut kepada PT Global Maritimindo
untuk eksplorasi pasir laut di perairan Rupat, tepatnya perairan dekat Pulau
Babi desa Tanjung Medang kecamatan Rupat Utara. Telah terjadi take over (pindah
tangan,red) dalam penambangan pasir laut di Rupat, dan diduga menyalahi
perizinan yang dikeluarkan," ungkap Syahrial via seluler dari Jakarta.
Menurut politisi Partai Golkar itu, dari hasil evaluasi dengan kementerian
ESDM, disimpulkan bahwa perusahaan yang melakukan penambangan pasir laut untuk
keperluan kawasan industri di kota Dumai, diduga telah menyimpang dari izin
yang ada. Untuk itu, Pemprov Riau melalui Dinas Pertambangan dan Energi harus
mengevaluasi kembali izin yang sudah diberikan, bila memang terbukti
disalahgunakan.
Kemudian sambung Syahrial, dalam rapat koordinasi dengan Kementeriaan ESDM
Surat keputusan (SK) Bupati Bengkalis nomor 504 tahun 2001 tentang larangan
eksplorasi pasir laut juga batal demi hukum. Hal itu sesuai dengan regulasi
terbaru yang telah dituangkan dalam Undang-Undang Pertambangan.
"Keluarnya Undang-Undang pertambangan yang baru otomatis SK Bupati Bengkalis
nomor 504 tahun 2001 tidak berlaku secara hukum, karena sudah tidak sesuai
dengan regulasi yang ada, termasuk soal perizinan. Sedangkan soal penambangan
pasir laut di Rupat, kewenangannya ditangan Pemprov Riau, kita mendesak untuk
dikaji ulang lagi soal izin kepada PT Trimateo," terang Syahrial yang juga
putra aslI Rupat itu.
Terbitkan WPR
Anggota Komisi II DPRD Bengkalis, Fakhrul Nizam yang juga ikut dalam rapat
koordinasi ke Kementeriaan ESDM menambahkan, Pemkab Bengkalis atau kepala
daerah bisa mengajukan Wilayah Penambangan Rakyat (WPR) kepada Pemprov Riau.
Tujuan pengajuan WPR tidak lain membuka kesempatan kepada masyarakat tempatan
untuk mendapatkan peluang usaha dari aspek ekonomi.
"Pengajuan WPR ke Pemprov Riau bisa bermanfaat untuk masyarakat di Pulau Rupat.
Karena selama ini kita mengetahui ada ratusan orang hidup dari menambang pasir
laut disana, yang berimbas kepada perekonomian mereka dan perekonomian daerah.
Sebab harga pasir Rupat jelas lebih murah dari pasir Tanjung Balai
Karimun-Kepri,"papar Fakhrul.
Ditambah politisi PAN ini, komisi II melalui institusi DPRD Bengkalis akan
menyarankan kepada Pemkab Bengkalis untuk mengajukan WPR ke Pemprov Riau. Demi
menjaga kearifan lokal dengan membuka kesempatan berusaha bagi masyarakat
setempat sesuai aturan dan sekaligus mendorong lahirnya ekonomi kerakyatan dari
penambangan pasir laut oleh masyarakat.
Rapat koordinasi komisi II DPRD Bengkalis dengan kementerian ESDM dipimpin
langsung ketua komisi II Syahrial ST, anggota komisi II yang ikut yaitu Fakhrul
Nizam, Syafrana Fijar, Zamzami Harun, Zamzami SH dan Hendri. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







