PILIHAN
Ketua PKK Bengkalis: Jadikan Sampah Bernilai Ekonomis
Plt Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis, Embung Megasari Zam meninjau hasil kerajinan tangan dari sampah.
Plt Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis, Embung Megasari Zam meninjau hasil kerajinan tangan dari sampah.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Keberadaan
sampah bila dikelola dan dimanfaatkan secara baik dan benar, maka menjadi
barang bernilai ekonomis dan menghasilkan uang. Untuk itu, para pengurus
anggota PKK harus menjadi pelopor pemanfaatkan dan daur ulang sampah supaya
menjadi barang bernilai ekonomis.
Demikian diungkapkan Plt Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis, Embung Megasari Zam saat membuka Lomba Bidang Lingkungan, Pengelolaan Barang Bekas dari Limbah yang ditaja Badan Lingkungan Hidup Bengkalis, Rabu (9/9/2015). Acara dihadiri Kepala BLH Bengkalis Arman AA, Sekretaris BLH Agusrizal, Ketua dan Pengurus TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis.
Ikatakan isteri Pj Bupati ini, TP PKK dan stakeholder di Negeri Junjungan ini punya kewajiban untuk meningkatkan pemahaman kepada masyarakat untuk mengubah image agar tidak lagi menganggap sampah sebagai barang tak berguna. Sebab apabila dimanfaatkan dengan benar dan tepat, maka keberadaan sampah mendatangkan uang.
"Kita harus bergandeng tangan dan bekerja keras untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya kaum ibu agar lebih kreatif memanfaatkan limbah barang bekas menjadi pekerjaan sampingan," ungkap Embung.
Sejauh ini, sudah ada inisiatif dan kreativitas dari para pengurus TP PKK kecamatan untuk memanfaatkan limbah barang bekas, seperti kantong plastik sabun dan kopi menjadi produk tas yang mempunyai nilai. Begitu juga dengan limbah kertas koran menjadi pot bunga, kemudian ban bekas yang diolah menjadi kursi dan meja.
"Kami berharap pemanfaatan limbah barang bekas ini, tidak hanya semata-mata untuk kegiatan lomba. Tapi bagaimana kegiatan ini, bisa menjadi motivasi bagi pengurus PKK kecamatan untuk mengajak kaum perempuan di desa-desa agar punya kerja sampingan mendaur ulang limbah menjadi produk bernilai tinggi," ungkap Embung.
Pemanfaatan sampah menjadi barang bernilai ekonomis merupakan bagian dari metode pengolahan 3 R (reduce, reuse dan recycle) sebagai upaya mengurangi volume sampah yang ada. Masyarakat harus bekerja sama dan komitmen untuk menciptakan suasana bersih. "Kita semua berharap dengan malakukan pengelolaan sampah dengan baik yang berbasis pengelolaan lingkungan hidup akan menjadikan lingkungan kita yang bersih, indah dan nyaman," tandas Ketua TP PKK Bengkalis. (Bku)
Demikian diungkapkan Plt Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis, Embung Megasari Zam saat membuka Lomba Bidang Lingkungan, Pengelolaan Barang Bekas dari Limbah yang ditaja Badan Lingkungan Hidup Bengkalis, Rabu (9/9/2015). Acara dihadiri Kepala BLH Bengkalis Arman AA, Sekretaris BLH Agusrizal, Ketua dan Pengurus TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis.
Ikatakan isteri Pj Bupati ini, TP PKK dan stakeholder di Negeri Junjungan ini punya kewajiban untuk meningkatkan pemahaman kepada masyarakat untuk mengubah image agar tidak lagi menganggap sampah sebagai barang tak berguna. Sebab apabila dimanfaatkan dengan benar dan tepat, maka keberadaan sampah mendatangkan uang.
"Kita harus bergandeng tangan dan bekerja keras untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya kaum ibu agar lebih kreatif memanfaatkan limbah barang bekas menjadi pekerjaan sampingan," ungkap Embung.
Sejauh ini, sudah ada inisiatif dan kreativitas dari para pengurus TP PKK kecamatan untuk memanfaatkan limbah barang bekas, seperti kantong plastik sabun dan kopi menjadi produk tas yang mempunyai nilai. Begitu juga dengan limbah kertas koran menjadi pot bunga, kemudian ban bekas yang diolah menjadi kursi dan meja.
"Kami berharap pemanfaatan limbah barang bekas ini, tidak hanya semata-mata untuk kegiatan lomba. Tapi bagaimana kegiatan ini, bisa menjadi motivasi bagi pengurus PKK kecamatan untuk mengajak kaum perempuan di desa-desa agar punya kerja sampingan mendaur ulang limbah menjadi produk bernilai tinggi," ungkap Embung.
Pemanfaatan sampah menjadi barang bernilai ekonomis merupakan bagian dari metode pengolahan 3 R (reduce, reuse dan recycle) sebagai upaya mengurangi volume sampah yang ada. Masyarakat harus bekerja sama dan komitmen untuk menciptakan suasana bersih. "Kita semua berharap dengan malakukan pengelolaan sampah dengan baik yang berbasis pengelolaan lingkungan hidup akan menjadikan lingkungan kita yang bersih, indah dan nyaman," tandas Ketua TP PKK Bengkalis. (Bku)
BERITA LAINNYA +INDEKS
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.
Disbun Bengkalis Ajak Generasi Muda Raih Kuliah Gratis Lewat Beasiswa Sawit
BENGKALIS – Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis mendorong masyarakat Kabupaten Bengka.
Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Bengkalis Serahkan Sarpras Pertanian
BENGKALIS-Komitmen Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkalis dalam mendukung program ketahanan pangan .
Perda KLA Dinilai Penting untuk Perkuat Pemenuhan Hak Anak di Bengkalis
BENGKALIS – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Bengkalis meni.
Rapat Bersama Pansus KLA, DPPPA Bengkalis Dorong Regulasi Perlindungan Anak
BENGKALIS – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Bengkalis mene.
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
TULIS KOMENTAR +INDEKS






