Jarak Pandang di Perairan Hanya 1/2 Mil, Status Pelayaran Waspada
Kepala Syahbandar Bengkalis Muhammad Fikri ketika dikonfirmasi, Senin
(14/9/2015), mengatakan, saat ini status pelayaran dikategorikan waspada.
Seluruh kapal yang berlayar harus mengurangi kecepatan, baik kapal penumpang,
barang, feri penyeberangan ataupun kapal tangkap ikan dan sebagainya.
"Kondisi pelayaran saat ini kita nyatakan waspada dan siaga karena jarak
sudah di bawah 1/2 mil. Walau demikian, kapal masih bisa berlayar tetapi harus
menghidupkan lampu navigasi untuk keselamatan dan mengurangi kecepatan dari
biasanya," imbau Fikri.
Selain kapal penumpang, kapal tanker, kapal barang, ponton dan feri
penyeberangan, nelayan tradisional diminta untuk tidak menangkap ikan ke tengah
perairan karena bisa membahayakan. Apalagi kapal nelayan tidak memiliki lampu
navigasi dan di Selat Bengkalis aktivitas pelayaran sangat tinggi dilintasi
puluhan kapal setiap harinya. (Bku)
Dibuka Bupati, Pasar Seni Slaksa Bantan Tengah Satukan Seni, UMKM dan Musisi
BENGKALIS – Pasar Seni Slaksa 2026 di Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.







