Komisi II Laporkan Perusahaan Bandel ke DPRD Riau
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Komisi II DPRD Bengkalis menggelar pertemuan dengan Komisi A DPRD
Bengkalis terkait izin perusahaan perkebunan dan kehutanan. Disinyalir banyak
perusahaan bandel yang melakukan berbagai aktifitas di Kabupaten Bengkalis dan
berdampak kepada munculnya konflik.
"Kedatangan kami kali ini untuk mengkoordinasikan berbagai permasalahan
perusahaan yang ada di Bengkalis," kata Indra Gunawan, Wakil Ketua DPRD
Bengkalis saat memberikan sambutannya, Rabu (13/5) saat menemui Komisi A DPRD
Riau.
Konsultasi Komisi II DPRD Kab. Bengkalis dengan Komisi A DPRD Provinsi Riau ini
membahas mengenai persoalan perizinan perusahaan, perkebunan dan kehutanan
dilingkungan Pemkab Bengkalis. Selain Indra Gunawan, turut hadir Ketua Komisi
II DPRD Bengkalis Syahrial, ST, dan anggota H Mawardi, Nur Azmi Hasyim ST, H
Zamzami SH, Fakhrul nizam ST, Zamzami harun ST, Sofyan SPdi, Misran, Hendri SAg
MSi, Safrana Fizar ST, dan dr H Fidel Fuadi. Mereka disambut Ketua Komisi A Riau
Ir H Hazmi Setiadi MT, Taufik Arrakhman SH, dan Hj Sulastri A SSos MH.
Mengawali penyampaiannya, Indra Gunawan mengatakan, kebandelan perusahaan
tersebut berbagai macam bentuknya. Mulai dari penambangan ilegal, perusahaan
yang izinnya masalah. Hingga perusahaan yang berkonflik dengan masyarakat.
Sebut saja persoalan penambang pasir ilegal yang ada di Pualu Rupat, Bengkalis.
Kemudian, izin perkebunan dan kehutanan yang ada di daerah Bukit Batu maupun
yang ada di daerah Kecamatan Pinggir, Bengkalis.
Tidak hanya itu, mengenai adanya konflik horizontal antara PT Sumatera Riang
Lestari (SRL) dengan masyarakat tempatan juga turut disampaikan dalam pertemuan
tersebut. "Konflik horizontal, lahan masyarakat sudah dibenam,
karet-karet sudah habis. Kami juga mensinyalir bahwa penetapan tapal
batas yang dibuat tidak transparan dari pihak-pihak terkait," sambung
Ketua Komisi II DPRD Bengkalis, Syahrial ST.
Tidak berhenti di situ saja, pihaknya juga mendapatkan informasi bahwa PT ADEI
Plantation yang beroperasi di Kecamatan Pinggir memiliki kelebihan izin
dari yang semestinya. "Karena kami tidak punya data valid terkait itu,
makanya kami mau menggali data perusahaan di Komisi A. Lagipun Komisi A dikenal
sebagai komisi yang menginisiatori Pansus Monitoring DPRD Riau," ujar
Syahrial lagi.
Sementara itu, Hazmi Setiadi, Ketua Komisi A DPRD Riau mengatakan, persoalan
perusahaan di Riau tengah dibahas Pansus Monitoring DPRD Riau. Secara
keseluruhan perusahaan tersebut juga pasti akan masuk dalam monitoring Pansus
lahan. Meski demikian Komisi A belum mengetahui secara pasti apakah perusahaan
yang dimaksud sudah dilakukan monitoring. "Nanti kami minta datanya juga
ke Pansus Monitoring. Kalau sudah ada, maka kami akan informasikan ke DPRD
Bengkalis," ujar Hazmi lagi. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







