Kemendag Segera Akomodir Alat Pembuat Kemasan UMKM Riau
"Alhamdulillah, Kemerindag mengakomodir permintaan kita itu. Kemungkinan,
alat untuk membuat kemasan produk itu akan direalisasikan dalam waktu
dekat," katanya saat ditemui di kantor Gubri, belum lama ini.
Selain itu katanya, Disperindag Riau terus mendorong pelaku UMKM untuk
berinovasi dalam memajukan produknya. "Sehingga, produk-produk UMKM Riau
tidak kalah bersaing dengan produk dari negara-negara ASEAN, yang bakal
'membanjiri' Provinsi Riau," sambungnya.
Menghadapi pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2016 mendatang,
lanjutnya, banyak peluang usaha yang bisa dikembangkan oleh pelaku UMKM di
Riau. Hanya saja, masih ada beberapa kelemahan yang dimiliki karena ada
beberapa aspek yang menjadi titik kelemahan dalam produk-produk UMKM Riau.
"Misalnya, soal kemasan yang belum menarik. Kemudian soal HAKI dan
sertifikasi halal," terangnya pejabat yang lulus seleksi assesmen Pemprov
Riau ini.
Selain itu kata Firdaus, dalam kemasan produk yang akan dijual, belum tertera
kandungan atau komposisinya. "Sehingga, konsumen merasa ragu untuk
membelinya," tukasnya.
Hadiri Sosialisasi
Dalam menghadapi Peluang dan tantangan MEA tahun 2015, Pelaksanaan Tugas
(Plt) Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman menghadiri program acara
Sosialisasi Implementasi Masyarakat Ekonomi Asean yang diselenggarakan oleh
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Darmin Nasution, di hotel Borobudur
Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2015).
Mengusung tema "Peluang dan Tantangan" kegiatan ini dibuka oleh Menko
Bidang Perekonomian RI, Darmin Nasution dan dihadiri Kepala Daerah dan Kepala
SKPD se-Indonesia, Kadin, Civitas Akademika, Pejabat Lembaga dan Kementrian RI,
Otoritas Jasa Keuangan, Perwakilan Bank Indonesia dan Nara sumber dari 7 negara
anggota Asean.
Menurut Darmin, dalam mempersiapkan tantangan ini pemerintah pusat dan daerah
harus terus melakukan evaluasi untuk menghasilkan kebijakan tentang ekonomi
dengan kajian-kajian Akademisi untuk menjadikan lebih baik. Selain itu
mekanisme SDM juga harus terus dikembangkan dengan pelatihan yang memiliki
standard kompetensi yang jelas dengan adanya sertifikasi.
"Saya harapkan semua pemangku kepentingan memiliki kesadaran dan persepsi
yang sama terhadap peluang dan tantangan yang tidak hanya dihadapi tetapi juga
dilalui serta manfaatnya bagi Indonesia. Melalui kegiatan ini kita semua
memiliki kesadaran mental, untuk melalui tantangan dalam menghadapi masyarakat
Ekonomi Asean," ungkap Darmin.
Menurut rencana MEA akan mulai berlaku di penghujung tahun 2015 ini, tepatnya
31 Desember 2015. MEA adalah suatu kerjasama regional Asia Tenggara di bidang
ekonomi yang ditransformasi menjadi kesatuan kekuatan baik sebagai pasar
tunggal maupun pusat produksi. Tujuannya adalah, menjadikan Asean menjadi
kawasan dengan ekonomi yang berdaya saing disertai pertumbuhan yang lebih
setara di seluruh negara anggotanya dan terintergrasi dengan lebih baik dengan
pasar global.
Dalam kesempatan ini Plt Gubri mengatakan, masyarakat Ekonomi Asean terdiri
dari 4 Pilar yang terkait satu dengan lainnya yaitu Pasar tunggal dan berbasis
produksi, kawasan ekonomi yang berdaya saing, pembangunan ekonomi yang merata
dan Integrasi dengan ekonomi global.
"MEA 2015 merupakan sebuah proses, bukan sebuah event. Setelah 2015, yang
merupakan target politik pemimpin Asean, proses integrasi Asean tidak akan
terhenti namun justru akan semakin intensif. Proses tersebut pada intinya akan
membuat Asean menjadi semakin atraktif, berdaya saing tinggi dan efektif
sehingga dapat senantiasa relevan dalam persaingan ekonomi global," papar
Plt Gubri. (Adv)
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.







