Plt Gubri Diminta Perhatikan Sektor Pertanian
Pekanbaru, Beritaklik.Com - Firdaus Daulay, selaku Kepala Desa
Menaming, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu meminta Plt Gubernur Riau H
Arsyadjuliandi Rachman membantu dana untuk peningkatan sektor pertanian di
desanya.
Kepada Andi, sapaan Plt Gubri, Firdaus mengungkapkan lahan pertanian di desanya
cukup luas. Namun, baru sekitar 75 persen lahan yang diolah warganya menjadi
lahan persawahan. Selebihnya, masih ada lahan tidur, karena belum adanya
jaringan irigasi. Masih di desa ini, diakuinya, lahan perkebunan karet dan
kelapa sawit juga cukup besar. Namun, sejak anjloknya harga karet, hal itu
menyebabkan ekonomi warga Menaming terpuruk untuk saat ini.
"Warga juga minta agar dibangun jalan di tengah persawahan, sehingga memudahkan
mereka ke sawah," sampai Firdaus kepada Plt Gubri disambut tepuk tangan
warga.
Selain peningkatan sektor pertanian, Kades dua periode ini juga mengharapkan
Pemprov Riau bangun sekira 3,5 kilometer jaringan irigasi di desanya. Irigasi
dibutuhkan untuk mendukung pasokan air di sawah petani setempat.
Selain itu, Firdaus mengatakan Masjid Istiqomah di desanya terbilang tua dan
penuh sejarah. Masjid ini pernah dikunjungi Gubernur Sumatera Barat yang saat
itu dia harus jalan kaki dari Kota Pasirpangaraian dan kedua, Plt Gubri
Arsyadjuliandi Rachmad yang mengunjungi masjid tua di desanya.
Sementara itu, Plt Gubri Asyadjuliandi Rachman mengaku saat ini Provinsi Riau
masih kekurangan sekira 326 ribu ton beras. Dalam memenuhi kebutuhan, pasokan
beras dibantu dari Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan dari pulau Jawa. "Namun,
jika desa ini bisa mengembangkan sawah, tentu akan mengurangi kekurangan beras,
apalagi jumlah penduduk terus bertambah," kata Andi.
Pengembangan perkebunan di pedesaan telah membuka peluang kerja bagi masyarakat
yang mampu untuk menerima peluang tersebut.
Dengan adanya perusahaan perkebunan, mata pencaharian masyarakat tempatan tidak
lagi terbatas pada sektor primer dalam memenuhi kebutuhan keluarganya, tetapi
telah memperluas ruang gerak usahanya pada sektor tertier. Bermacam sumber
pendapatan yang memberikan andil yaitu pedagang (dagang barang-barang harian,
dagang karet, tiket angkutan dan penjual es), pegawai (guru, pemerintahan
desa), industri rumah tangga (industri tahu, roti, dan percetakan genteng),
buruh kasar, nelayan, pencari kayu di hutan dan tukang kayu. (adv)
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.







