PILIHAN
Pemkab Bengkalis Susun Standar Pelayanan Publik
Plt Asisten Tata Praja H Umi Kalsum didampingi narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi diwakili Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Inovasi dan Sistem Informasi Layanan Publik, Dr. Muhammad Imanuddin mengalungkan t
Plt Asisten Tata Praja H Umi Kalsum didampingi narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi diwakili Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Inovasi dan Sistem Informasi Layanan Publik, Dr. Muhammad Imanuddin mengalungkan tanda peserta Bimtek Penyusunan Pelayanan Publik.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Sebagai upaya meningkatkan komitmen aparatur dalam
memberikan pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis
melalui Bagian Organisasi menggelar Bimbingan Tekniks (Bimtek)
Penyusunan Standar Pelayanan Publik disalah satu hotel yang ada di
Bengkalis, Senin (14/12/2015).
Plt. Asisten Tata Praja H Umi Kalsum, saat membacakan sambutan tertulis Penjabat Bupati Bengkalis, H Ahmad Syah Harrofie mengatakan, sejauh ini masyarakat masih menilai birokrasi cenderung berbelit-belit dan membuka peluang terjadinya praktik KKN.
"Kondisi ini menjadi sebuah tantangan bagi aparatur Pemkab Bengkalis untuk bekerja maksimal, dalam menetapkan standar pelayanan, sehingga keluhan masyarakat dan praktik KKN dapat dikurangi" ujarnya.
Oleh karena itu, seluruh aparatur lingkup Pemkab Bengkalis diminta untuk selalu mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat. Sebuah unit pelayanan publik dituntut memberikan pelayanan yang cepat, tepat, berkeadilan, dan akuntabel. Karena sejatinya sebuah layanan yang berkualitas sangat didambakan para penggunanya.
Saat ini, sambung Asisten I, setiap penyelenggara pelayanan publik di pemerintahan mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik di dalam menyusun, menetapkan, dan menerapkan standar pelayanan. Tentunya standar pelayanan yang disusun bukan sekadar di atas kertas tetapi sebagai bentuk kewajiban dan janji penyelenggara kepada masyarakat untuk memberikan pelayanan yang prima.
"Kami berharap pelatihan ini dapat memperkaya pemahaman yang lebih kontekstual tentang tingkat kinerja unit pelayanan secara berkala sebagai bahan peningkatan kualitas pelayanan publik selanjutnya, serta nantinya dapat dimanfaatkan sebagi acuan bagi unit pelayanan instansi pemerintah dalam hal meraih Citra Pelayanan Prima (CPP)", harapnya.
Bimtek yang diikuti 40 orang peserta ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi diwakili Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Inovasi dan Sistem Informasi Layanan Publik, Dr. Muhammad Imanuddin. Saat pembukaan tampak hadir Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan Zulfasa dan Kabag Ortal Azrafiany Aziz Raof.
Teks foto : Plt. Asisten Tata Praja Setda Kab. Bengkalis H Umi Kalsum didampingi narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi diwakili Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Inovasi dan Sistem Informasi Layanan Publik, Dr. Muhammad Imanuddin mengalungkan tanda peserta Bimtek Penyusunan Pelayanan Publik, Senin (14/12/2015). (Bku)
Plt. Asisten Tata Praja H Umi Kalsum, saat membacakan sambutan tertulis Penjabat Bupati Bengkalis, H Ahmad Syah Harrofie mengatakan, sejauh ini masyarakat masih menilai birokrasi cenderung berbelit-belit dan membuka peluang terjadinya praktik KKN.
"Kondisi ini menjadi sebuah tantangan bagi aparatur Pemkab Bengkalis untuk bekerja maksimal, dalam menetapkan standar pelayanan, sehingga keluhan masyarakat dan praktik KKN dapat dikurangi" ujarnya.
Oleh karena itu, seluruh aparatur lingkup Pemkab Bengkalis diminta untuk selalu mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat. Sebuah unit pelayanan publik dituntut memberikan pelayanan yang cepat, tepat, berkeadilan, dan akuntabel. Karena sejatinya sebuah layanan yang berkualitas sangat didambakan para penggunanya.
Saat ini, sambung Asisten I, setiap penyelenggara pelayanan publik di pemerintahan mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik di dalam menyusun, menetapkan, dan menerapkan standar pelayanan. Tentunya standar pelayanan yang disusun bukan sekadar di atas kertas tetapi sebagai bentuk kewajiban dan janji penyelenggara kepada masyarakat untuk memberikan pelayanan yang prima.
"Kami berharap pelatihan ini dapat memperkaya pemahaman yang lebih kontekstual tentang tingkat kinerja unit pelayanan secara berkala sebagai bahan peningkatan kualitas pelayanan publik selanjutnya, serta nantinya dapat dimanfaatkan sebagi acuan bagi unit pelayanan instansi pemerintah dalam hal meraih Citra Pelayanan Prima (CPP)", harapnya.
Bimtek yang diikuti 40 orang peserta ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi diwakili Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Inovasi dan Sistem Informasi Layanan Publik, Dr. Muhammad Imanuddin. Saat pembukaan tampak hadir Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan Zulfasa dan Kabag Ortal Azrafiany Aziz Raof.
Teks foto : Plt. Asisten Tata Praja Setda Kab. Bengkalis H Umi Kalsum didampingi narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi diwakili Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Inovasi dan Sistem Informasi Layanan Publik, Dr. Muhammad Imanuddin mengalungkan tanda peserta Bimtek Penyusunan Pelayanan Publik, Senin (14/12/2015). (Bku)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Dibuka Bupati, Pasar Seni Slaksa Bantan Tengah Satukan Seni, UMKM dan Musisi
BENGKALIS – Pasar Seni Slaksa 2026 di Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.
TULIS KOMENTAR +INDEKS







