PILIHAN
Pj Bupati Bengkalis Ajak Organisasi Wanita Aktif Cari Solusi Persoalan Perempuan
Ketua Tim Penggerak PKK Hj Embung Megasari Zam menyerahkan piala dan hadiah kepada para pemenang lomba sempena Hari Ibu ke-87 tahun 2015 tingkat Kabupaten Bengkalis, Selasa (22/12/2015).
Ketua Tim Penggerak PKK Hj Embung Megasari Zam menyerahkan piala dan hadiah kepada para pemenang lomba sempena Hari Ibu ke-87 tahun 2015 tingkat Kabupaten Bengkalis, Selasa (22/12/2015).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie mengajak seluruh organisasi
wanita yang ada di daerah ini harus aktif dan terus bersinergi mencarikan
solusi terbaik dalam mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi kaum ibu
(perempuan) di daerah ini.
Dikatakannya, meskipun saat ini telah banyak keberhasilan dan kemajuan yang dicapai, namun perempuan, tidak terkecuali di Kabupaten Bengkalis, masih menjadi kelompok masyarakat yang rentan dari berbagai kekerasan, eksploitasi dan perlakuan diskriminatif lainnya.
"Karenanya, seluruh organisasi perempuan di daerah ini harus bersinergi, mesti solid. Setiap kegiatan yang dilaksanakan harus diarahkan pada tujuan yang sama. Harus mampu memberikan memberikan penyadaran kepada semua pemangku kepentingan tentang pentingnya menciptakan lingkungan yang kondusif untuk melindungi perempuan berbagai bentuk kekerasan," ajaknya.
Ahmad Syah mengatakan itu usai memimpin upacara peringatan Hari Ibu ke-87 tingkat Kabupaten Bengkalis. Puncak peringatan Hari Ibu 2015 yang dilaksanakan di Pendopo Sri Mahkota Wisma Daerah Bengkalis itu, Selasa (22/12/2015) diikuti pengurus dan anggota berbagai organisasi wanita yang ada di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini.
Dia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan di daerah ini menjadi Peringatan Hari Ibu ke-87 tahun 2014 sebagai momentum untuk terus mendorong dan semakin mempercepat terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki pada setiap aspek kehidupan.
"Marilah kita jadikan peringatan Hari Ibu ke-87 ini sebagai momentum untuk semakin menyadarkan dan mencerdaskan serta kian memberikan peluang seluas-luasnya bagi kesetaraan dan pemberdayaan perempuan sebagai subjek dalam berbagai sektor pembangunan," ajaknya lagi.
Dibagian lain, meskipun kesempatan bagi kaum perempuan untuk berperan dalam sektor publik kian hari semakin terbuka luas dalam paradigma kesetaraan gender, namun pesannya, kaum perempuan hendaknya tidak melupakan hakikat kediriannya atau kodratnya yang mulia sebagai ibu. Harus tetap menjadi pendidik pertama dan utama bagi anak-anaknya. (Bku)
Dikatakannya, meskipun saat ini telah banyak keberhasilan dan kemajuan yang dicapai, namun perempuan, tidak terkecuali di Kabupaten Bengkalis, masih menjadi kelompok masyarakat yang rentan dari berbagai kekerasan, eksploitasi dan perlakuan diskriminatif lainnya.
"Karenanya, seluruh organisasi perempuan di daerah ini harus bersinergi, mesti solid. Setiap kegiatan yang dilaksanakan harus diarahkan pada tujuan yang sama. Harus mampu memberikan memberikan penyadaran kepada semua pemangku kepentingan tentang pentingnya menciptakan lingkungan yang kondusif untuk melindungi perempuan berbagai bentuk kekerasan," ajaknya.
Ahmad Syah mengatakan itu usai memimpin upacara peringatan Hari Ibu ke-87 tingkat Kabupaten Bengkalis. Puncak peringatan Hari Ibu 2015 yang dilaksanakan di Pendopo Sri Mahkota Wisma Daerah Bengkalis itu, Selasa (22/12/2015) diikuti pengurus dan anggota berbagai organisasi wanita yang ada di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini.
Dia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan di daerah ini menjadi Peringatan Hari Ibu ke-87 tahun 2014 sebagai momentum untuk terus mendorong dan semakin mempercepat terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki pada setiap aspek kehidupan.
"Marilah kita jadikan peringatan Hari Ibu ke-87 ini sebagai momentum untuk semakin menyadarkan dan mencerdaskan serta kian memberikan peluang seluas-luasnya bagi kesetaraan dan pemberdayaan perempuan sebagai subjek dalam berbagai sektor pembangunan," ajaknya lagi.
Dibagian lain, meskipun kesempatan bagi kaum perempuan untuk berperan dalam sektor publik kian hari semakin terbuka luas dalam paradigma kesetaraan gender, namun pesannya, kaum perempuan hendaknya tidak melupakan hakikat kediriannya atau kodratnya yang mulia sebagai ibu. Harus tetap menjadi pendidik pertama dan utama bagi anak-anaknya. (Bku)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.
TULIS KOMENTAR +INDEKS







