PILIHAN
Desa Air Putih akan Deklarasikan Stop BABS
Penyuluhan Stop BABS di Desa Air Putih.
Penyuluhan Stop BABS di Desa Air Putih.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Desa Air Putih Kecamatan
Bengkalis akan mendaklarasikan diri sebagai desa yang bebas dari buang air
besar sembarangan (BABS). Sebelumnya, walau dekat dengan ibukota kabupaten, di
desa ini masih ada masyarakatnya yang memiliki prilaku BABS.
"Ini langkah maju yang sangat kita apresiasi, karena masyarakat secara sadar mau merubah prilaku mereka," ujar Kasi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Edi Sudarto kepada wartawan, Minggu (24/1).
Awalnya, pria low profile ini tidak percaya kalau di desa tersebut masih ada masyarakatnya yang BABS, karena desa ini salah satu desa yang dekat dengan ibukota kabupaten. Namun, setelah dirinya melihat langsung baru percaya ada rumah-rumah warga yang tidak memiliki WC.
Sejak pihaknya melakukan penyuluhan dampak negatif dari BABS, masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki WC mulai berangsur-angsur membuat WC. Bahkan sebagai bentuk keseriusan tersebut, masyarakat desa Air Putih akan mendaklarasikan diri sebagai desa yang bebas BABS/ Open Defecation Free (ODF).
Menurut Edi Sudarto, belum banyak desa-desa yang mau mendeklarasikan diri untuk stop BABS, khususnya desa yang warganya asih memiliki prilaku BABS. Butuh berkali-kali penyuluhan dan pemahaman kepada masyarakat akan bahaya dari BABS, tidak hanya terhadap diri sendiri melainkan juga bagi masyarakat lain.
"Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan merupakan wujud pemberdayaan masyarakat desa dengan kemandirian mampu merubah perilaku hidup bersih dan sehat dari masyarakat yang buang air besar di sembarangan tempat, menjadi buang air besar di jamban yang sehat. Hal ini merupakan bentuk komitmen tinggi masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan," papar Edi Sudarto.
Tahun 2015 lalu, menurut Edi Sudarto, ada tiga desa di Kecamatan Bantan yang juga mendaklarasikan Stop BABS. Ketiga desa tersebut adalah Pasiran, Deluk dan Resam Lapis. (Bku)
"Ini langkah maju yang sangat kita apresiasi, karena masyarakat secara sadar mau merubah prilaku mereka," ujar Kasi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Edi Sudarto kepada wartawan, Minggu (24/1).
Awalnya, pria low profile ini tidak percaya kalau di desa tersebut masih ada masyarakatnya yang BABS, karena desa ini salah satu desa yang dekat dengan ibukota kabupaten. Namun, setelah dirinya melihat langsung baru percaya ada rumah-rumah warga yang tidak memiliki WC.
Sejak pihaknya melakukan penyuluhan dampak negatif dari BABS, masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki WC mulai berangsur-angsur membuat WC. Bahkan sebagai bentuk keseriusan tersebut, masyarakat desa Air Putih akan mendaklarasikan diri sebagai desa yang bebas BABS/ Open Defecation Free (ODF).
Menurut Edi Sudarto, belum banyak desa-desa yang mau mendeklarasikan diri untuk stop BABS, khususnya desa yang warganya asih memiliki prilaku BABS. Butuh berkali-kali penyuluhan dan pemahaman kepada masyarakat akan bahaya dari BABS, tidak hanya terhadap diri sendiri melainkan juga bagi masyarakat lain.
"Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan merupakan wujud pemberdayaan masyarakat desa dengan kemandirian mampu merubah perilaku hidup bersih dan sehat dari masyarakat yang buang air besar di sembarangan tempat, menjadi buang air besar di jamban yang sehat. Hal ini merupakan bentuk komitmen tinggi masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan," papar Edi Sudarto.
Tahun 2015 lalu, menurut Edi Sudarto, ada tiga desa di Kecamatan Bantan yang juga mendaklarasikan Stop BABS. Ketiga desa tersebut adalah Pasiran, Deluk dan Resam Lapis. (Bku)
BERITA LAINNYA +INDEKS
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.
Disbun Bengkalis Ajak Generasi Muda Raih Kuliah Gratis Lewat Beasiswa Sawit
BENGKALIS – Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis mendorong masyarakat Kabupaten Bengka.
Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Bengkalis Serahkan Sarpras Pertanian
BENGKALIS-Komitmen Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkalis dalam mendukung program ketahanan pangan .
Perda KLA Dinilai Penting untuk Perkuat Pemenuhan Hak Anak di Bengkalis
BENGKALIS – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Bengkalis meni.
Rapat Bersama Pansus KLA, DPPPA Bengkalis Dorong Regulasi Perlindungan Anak
BENGKALIS – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Bengkalis mene.
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
TULIS KOMENTAR +INDEKS






