PILIHAN
5 Perusahaan Teken MoU dengan Kapolda Cegah Karlahut, Satu Tak Hadir
Kapolda Riau didampingi Pj Bupati Bengkalis, Bupati Bengkalis terpilih, Kapolres Bengkalis, Kapolres Siak, Kapolres Meranti, Kapolres Dumai dan Kapolres Rohil menyaksikan pembuatan Canal Bloking di Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis, Jumat (12/2/2016).
Kapolda Riau didampingi Pj Bupati Bengkalis, Bupati Bengkalis terpilih, Kapolres Bengkalis, Kapolres Siak, Kapolres Meranti, Kapolres Dumai dan Kapolres Rohil menyaksikan pembuatan Canal Bloking di Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis, Jumat (12/2/2016).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Usai memimpin Apel Forum Masyarakat Gotong Royong melawan kebakaran
lahan dan hutan (Karlahut) di Malpores Bengkalis, Kapolda Riau Brigjen
Pol Dolly Bambang Hermawan menyaksikan dan menandatangani MoU pencegahan
karlahut yang dilakukan perusahaan yang ada di Kabupaten Bengkalis.
Dari 6 perusahaan yang ikut dalam penandatanganan MoU , hanya 5 perusahaan yang hadir, yaitu PT Sumatra Riang Lestari, PT Sekato Pratama Makmur, PT ADEI, PT Meskom Agro Sarimas dan PT Arara Abadi (Sinarmas Foresty dan Mitra). Sementara itu PT Murini Wood Industri tidak hadir dalam penandatanganan MoU terkait pencegahan Karlahut.
Salah satu isi dari MoU tersebut, setiap perusahaan melakukan pencegahan dan penaggulangan karlahut di sekitar areal konsesi. Karena karlahut setiap tahunnya sering terjadi. Yang berdampak luar biasa bagi kelansungan hidup.
Selain itu, 5 perusahaan yang menandatangi mou juga akan membiyai dalam pelaksanaan sosialisai dan pembuatan sekat kanal (canal blocking) agar tidak terjadinya karlahut.
"Bencana karlahut ini merupakan malasah bersama yang harus kita hadapi bersama, Karlahut telah mengamcan kelangsungan hidup masyarakat, akibat bencana asap yang ditimbulkannya," jelas Kapolda Riau, Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan usai memimpin Forum Masyarakat Gotong Royong Kabupaten Bengkalis di Mapolres Bengkalis, Jumat (12/2/2016).
"Pihak perusahaan pun harus melibatkan masyarakat secara bergotong royong, melawan karlahut," tutup Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan.
Harus Bebas Asap
Kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) yang terjadi hampir setiap tahunnya di wilayah Riau pada musim kemarau, tidak membuat Polda Riau tinggal diam dan berpasrah diri.
Berbagai cara dilakukan Polri termasuk membentuk Forum Masyarakat Gotong Royong Melawan Karlahut. Forum ini akan bekerja meminimalisir Karlahut, seperti membangun blocking canal yang merupakan program prioritas Kapolda Riau.
Dalam membangun blocking canal, Polisi sudah menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan di Bengkalis diantara PT Arara Abadi, PT Meskom Agro Sarimas, PT Sumatra Riang Lestari, PT ADEI, dan PT Sekato Pratama Makmur.
Sifat kegotong royong harus kita utamakan dalam program prioritas Kapolda Riau terkait karlahut, terutama aspek pencegahan. Sehingga tahun 2016 kita berharap Riau terbebas dari masalah karlahut,"ungkap Kapolda.
Dari 6 perusahaan yang ikut dalam penandatanganan MoU , hanya 5 perusahaan yang hadir, yaitu PT Sumatra Riang Lestari, PT Sekato Pratama Makmur, PT ADEI, PT Meskom Agro Sarimas dan PT Arara Abadi (Sinarmas Foresty dan Mitra). Sementara itu PT Murini Wood Industri tidak hadir dalam penandatanganan MoU terkait pencegahan Karlahut.
Salah satu isi dari MoU tersebut, setiap perusahaan melakukan pencegahan dan penaggulangan karlahut di sekitar areal konsesi. Karena karlahut setiap tahunnya sering terjadi. Yang berdampak luar biasa bagi kelansungan hidup.
Selain itu, 5 perusahaan yang menandatangi mou juga akan membiyai dalam pelaksanaan sosialisai dan pembuatan sekat kanal (canal blocking) agar tidak terjadinya karlahut.
"Bencana karlahut ini merupakan malasah bersama yang harus kita hadapi bersama, Karlahut telah mengamcan kelangsungan hidup masyarakat, akibat bencana asap yang ditimbulkannya," jelas Kapolda Riau, Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan usai memimpin Forum Masyarakat Gotong Royong Kabupaten Bengkalis di Mapolres Bengkalis, Jumat (12/2/2016).
"Pihak perusahaan pun harus melibatkan masyarakat secara bergotong royong, melawan karlahut," tutup Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan.
Harus Bebas Asap
Kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) yang terjadi hampir setiap tahunnya di wilayah Riau pada musim kemarau, tidak membuat Polda Riau tinggal diam dan berpasrah diri.
Berbagai cara dilakukan Polri termasuk membentuk Forum Masyarakat Gotong Royong Melawan Karlahut. Forum ini akan bekerja meminimalisir Karlahut, seperti membangun blocking canal yang merupakan program prioritas Kapolda Riau.
Dalam membangun blocking canal, Polisi sudah menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan di Bengkalis diantara PT Arara Abadi, PT Meskom Agro Sarimas, PT Sumatra Riang Lestari, PT ADEI, dan PT Sekato Pratama Makmur.
Sifat kegotong royong harus kita utamakan dalam program prioritas Kapolda Riau terkait karlahut, terutama aspek pencegahan. Sehingga tahun 2016 kita berharap Riau terbebas dari masalah karlahut,"ungkap Kapolda.
Usai kegiatan di Mapolres Bengkalis, Kapolda dan rombongan meninjau pembuatan blocking canal di Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis. (Bku)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.
TULIS KOMENTAR +INDEKS







