Plt Sekda Bengkalis: Gali Potensi PAD, Jangan Hanya Fokus DBH Migas
Â
FGD dihadiri Plt Sekda Arianto, Kepala Bappeda Jondi Indra Bustian, Ketua Komisi II DPRD Bengkalis Syahrial, Kepala Dispenda H Umron, Plt Kadis PU Tajul Mudarris, Kepala Bidang SDM dan Sarana Prasarana Aparatur Bappeda Rinto dan perwakilan SKPD di lingkungan Pemkab Bengkalis.Â
Â
Plt Sekda dalam arahannya mengapresiasi terselenggaranya FGD. Baginya, FGD penting guna mempersiapkan menggali potensi hasil daerah untuk kepentingan pembangunan.Â
Â
"Focus Group Discussion ini sangat penting kita laksanakan, karena inilah langkah-langkah awal untuk mendapatkan hasil-hasil yang baik seperti dalam rangka untuk mendapatkan informasi yang kita dapatkan potensi PAD," katanya.Â
Â
Diingatkan Arianto, berkaitan dengan PAD, Bengkalis tidak bisa terus bergantung pada Dana Bagi Hasil Migas. "Jangan hanya kita fokuskan pada dana bagi hasil minyak dan gas. Kita harus menggali potensi lain yang ada di Bengkalis. Itulah tugas kita semua SKPD untuk mengalinya," jelasnya.Â
Ditambahkan Plt Sekda, selain membahas PAD, hal penting terselenggaranya FGD untuk menyusun data dipadukan untuk menyusun RAPBD 2018.
Â
Musrenbang
Sementara
Bappeda manargetkan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten
Bengkalis direncanakan Maret 2017 sudah selesai dilaksanakan, guna mempersiapkan
kegiatan dan program pembangunan tahun 2018.
Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis, Jondi Indra Bustian mengemukakan, saat ini
sedang dilaksanakan Musrenbang tingkat desa/kelurahan. Diharapkan Februari,
Musrenbang di seluruh desa dan kelurahan sudah tuntas, dilanjutkan ke tingkat
kecamatan.
"Saat ini sedang dilaksanakan Musarenbang di desa-desa dan kelurahan.
Untuk tingkat desa leading sector adalah Badan Pemberdayaan Masyarakat dan
Pemerintahan Desa (BPMPD), kemudian dilanjutkan ketingkat kecamatan dan tingkat
kabupaten akan dikoordinir Bappeda," terang Jondi.
Dijelaskan, schedule untuk pelaksanaan Musrenbang mulai dari tingkat
desa/kelurahan, kecamatan dan kabupaten sudah ada, tinggal lagi pelaksanaan pemangku
kebijakan di semua tingkatan tersebut. Pada Musrenbang Desa, skala prioritas
pembangunan yang bersifat regular di masing-masing wilayah dapat diajukan untuk
dilanjutkan pembahasan di tingkat kecamatan kemudian kabupaten.
Pada pelaksanaan Musrenbang itu sendiri ujar Jondi, tim dari Bappeda akan
memantau dan mengarahkan jalannya pelaksanaan Musrenbang. Karena setiap daerah
diminta memasukan usulan-usulan pembangunan yang bersifat urgen dan menjadi
prioritas daerah, terutama di bidang infrastruktur.
"Harapan kita pada bulan Maret nanti pelaksanaan Musrenbang tingkat
kabupaten sudah selesai, kemudian dilanjutkan dengan Musrenbang tingkat
provinsi," tutupnya.***
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.







