Kapolres Minta Perusahaan Buat Embung Guna Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang
melanda wilayah Riau sehingga menyebabkan kabut asap tebal, Maret kemarin,
diprediksi Juni mendatang akan kembali terjadi, mengingat pada bulan tersebut
akan memasuki musim kemarau dan rawan akan titik api.
Guna mengantisipasi dan mencegah kebakaran agar tidak meluas, Kapolres
Bengkalis AKBP Andry Wibowo berpesan kepada perusahaan perkebunan yang
beroperasi di wilayah hukum Bengkalis dan sekitarnya agar membuat embung (kolam
air) di titik-titik rawan karhutla dengan tujuan memudahkan pemadaman pada saat
kebakaran terjadi.
"Kita berharap perusahaan perkebunan dari mulai sekarang sudah membuat
Kolam air di titik rawan karhutla, hal ini untuk mempermudah pemadaman saat
kebakaran, karena diprediksi pada bulan Juni besok akan memasuki musim panas
yang rawan akan titik api," ujar Kapolres saat melakukan patroli lewat
udara di Kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukitbatu, Kamis (17/4) lalu.
Saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang sudah membuat embung dengan
ukuran 10 x 10 meter persegi di titik rawan kebakaran. Kapolres juga
mengharapkan kerjasama masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya
karhutla yang diprediksi akan kembali terjadi pada bulan Juni mendatang.
"Sudah ada beberapa perusahaan yang sudah membuat embung, kita
berharap masyarakat yang membuka lahan tidak dengan cara dibakar, intinya
sama-samalah kita mencegah terjadinya karhutla, karena disamping merugikan
kesehatan juga merugikan secara materi," katanya seraya mengatakan pada
bulan Juni ia akan berkantor di Mandau agar pemantauan karhutla lebih efektif.
Kepala Administrasi PT Ruas Utama Jaya (Sinar Mas Group), Genta Hidayat
saat dikunjungi Kapolres, mengakui peranan kepolisian dan TNI dalam penanganan
karhutla dan operasi ilegal loging sangat dirasakan kinerjanya. Hal ini
dibuktikan dengan ditempatkannya personil kepolisian dan TNI yang berpatroli
lewat darat dalam seminggu 2 kali operasi.
"Ucapan terimakasih kepada kepolisian dan TNI atas kerjasamanya dalam
penanganan karhutla dan illog, dengan menurunkan personilnya untuk berpatroli 2
kali dalam seminggu mencegah terjadinya pembabatan hutan dan karhutla,"
ucap Genta.
Genta juga mengatakan pihaknya sudah membuat embung dan mendirikam pos
patroli pemantau karhutla di beberapa titik rawan karhutla. "Kita sudah
membuat kolam dan akan kita tambah lagi di titik yang dianggap rawan juga akan
ditambah dengan peralatan pemadam api disetiap kolam dan penambahan personil
pemadam, agar apabila terjadi kebakaran akan segera dapat teratasi dan tidak
merembet," tandasnya. (Bku)


Keterangan
Foto : Kapolres Bengkalis,
AKBP Andry Wibowo melakukan patroli udara guna memantau kebakaran hutan dan
lahan di wilayah Kabupaten Bengkalis, Kamis (17/4)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







