Dewan Tolak Hearing Progres Proyek Multiyears "DPRD Kecewa"
BENGKALIS, Beritaklik.Com - DPRD Kabupaten
Bengkalis menolak dengar pendapat tentang progres proyek multiyears
yang sejatinya digelar pada Selasa (10/6) pukul 14.00 WIB. Pasalnya, undangan
hearing tersebut hanya dihadiri sekretaris PU, salah seorang Kabid di Bappeda
serta satu orang PPTK dari 6 paket mega proyek tersebut.
DPRD mengaku kecewa, pasalnya hearing tersebut sangat penting guna mengetahui
progres enam paket proyek multiyears. Sayangnya, hanya dihadiri oleh sekretaris
PU dan Kabid di Bappeda.
"Sejak awal kita sampaikan bahwa persoalan ini sangat penting. Angaran
untuk proyek multiyears ini tidak sedikit mencaai triliunan, mengapa saat kita
ingin tahu perkembangan di lapangan, sepertinya pemerintah acuh dan seolah-olah
ini hanya persoalan kecil," ujar Wakil Ketua DPRD, H Indra Gunawan, Selasa
(10/6).
Karena kecewa, DPRD kata Indra membatalkan hearing tersebut. Hearing
direncanakan digelar minggu depan. Sejatinya kata proa yang akrab disapa Eet
ini, enam orang PPTK harus hadir, begitupun Kadis PU dan pejabat Pemkab
Bengkalis yang mewakili Bupati.
"Kita tidak main-main, dan seperti yang kami sampaikan bahwa kami
sangat-sangat atensi dengan proyek ini, bukan hanya anggarannya yang cukup
besar, tapi benar-benar untuk kepentingan masyarakat. Sayangnya, sampai
sekarang kita tidak tahu progresnya seperti apa, bahkan katanya ada yang tidak
bekerja dan ada yang berhenti di tengah jalan," sebut Eet lagi.
Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa DPRD secara resmi akan meminta tahapan
perkembangan pekerjaan proyek multiyears kepada kepala daerah serta SKPD
terkait pelaksanaan 6 paket proyek multiyears di Kabupaten Bengkalis.
"Enam paket proyek My yang menelan anggaran triliunan tersebut diputuskan dalam
sebuah MoU antara Ketua DPRD bersama Bupati Bengkalis. Kendati hanya MoU bukan
Perda, dan ditandatangani oleh Ketua DPRD, pertanggungawabannya tetap
melingkupi lembaga DPRD. Jadi wajar, kalau lembaga ini meminta proggres
recordnya," kata Indra Gunawan.
Kandidat Doktor di salah satu universitas ternama di Malaysia ini menambahkan,
bahwa persetujuan proyek My diputuskan melalui MoU antara Kepala Daerah dan
Ketua DPRD Bengkalis. Walau hanya Ketua DPRD yang menandatangani,
pertanggungjawaban tetap lembaga DPRD Bengkalis. "Proyek ini sangat luar biasa,
anggarannya cukup besar. Kita ingin anggaran yang besar itu benar-benar dirasakan
manfaatnya oleh masyarakat," harapnya.
Ketua DPD II Partai Golkar Bengkalis ini bahkan tidak menampik kemungkinan
bahwa DPRD Bengkalis akan membentuk panitia khusus (pansus) di penghujung masa
jabatan para wakil rakyat tersebut.
"Kalau memang harus kita bentuk pansus mengapa tidak, masih cukup waktu untuk
menyelesaikan pekerjaan diakhir masa jabatan. Apalagi ini persoalan sangat
penting," sebutnya. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







