Bupati Letakkan Batu Pertama Pencanangan Irigasi
Bupati H Herliyan Saleh bersama
Dandim 0303/Bengkalis Letkol (Arh) Wachyu Dwi Haryanto melakukan peletakan batu
pertama pencanangan gerakan perbaikan irigasi tingkat Kabupaten Bengkalis di
Desa Mentayan, Kecamatan Bantan, Selasa (20/12/2015).
SELATBARU, Beritaklik.Com - Bupati H Herliyan Saleh bersama Dandim 0303/Bengkalis Letkol
(Arh) Wachyu Dwi Haryanto serta didampingi Kepala Dinas Pertanian dan
Peternakan H Arianto, Selasa (20/12/2015), melakukan peletakan batu pertama
pencanangan gerakan perbaikan irigasi tingkat Kabupaten Bengkalis.
Peletakan batu pertama gerakan perbaikan irigasi yang merupakan bagian dari
upaya khusus untuk meningkatkan produksi padi, jagung dan kedelai menuju
swasembada pangan secara nasional itu, dilaksanakan di Desa Mentayan, Kecamatan
Bantan.
Secara nasional, pemerintah sudah mencanangkan pencapaian target empat
swasembada pangan, terutama padi, jagung, kedelai, dan daging sapi. Target itu
harus tercapai dalam kurun waktu 3 tahun ke depan. Yaitu pada tahun 2017.
Herliyan mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis memiliki komitmen
dan siap mendukung keberhasilan pencapaian target swasembada pangan secara
nasional itu.
Selama ini, katanya, Pemkab Bengkalis juga sudah mengalokasikan anggaran yang
cukup besar melalui APBD Kabupaten Bengkalis di sejumlah Satuan Kerja Perangkat
Daerah (SKPD) terkait. Penyediaan anggaran itu setiap tahun terus ditingkatkan.
Setiap tahun, sambungnya, Pemkab Bengkalis memang memberikan prioritas terhadap
program dan kegiatan peningkatan produksi, produktivitas dan mutu produk
pertanian, serta kesejahteraan petani.
"Termasuk upaya-upaya untuk membangun dan merevitalisasi lahan dan saluran
irigasi, serta pengadaan sarana dan prasarana pertanian lainnya", papar
Herliyan.
Sementara Dandim 0303/Bengkalis Wachyu Dwi Haryanto mengatakan, pihaknya siap
mendukung sepenuhnya gerakan untuk swasembada pangan tersebut. Yaitu melalui
peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) di desa.
Wachyu Dwi Haryanto menjelaskan, ada atau tidak adanya perintah, pada dasarnya
sudah menjadi tugas dan kewajiban Babinsa untuk mendampingi desa binaannya,
termasuk petani.
"Apalagi Panglima tertinggi juga sudah memerintahkan untuk mengawal swasembada
pangan. Seluruh Babinsa di Kabupaten Bengkalis harus siap dan ambil bagian
secara aktif dalam menjalankan dan menyukseskan gerakan ini," tegasnya.
Memang, dalam rangka mewujudkan swasembada pangan yang telah ditargetkan secara
nasional oleh pemerintah harus tercapai tahun 2017 mendatang, ada dua
memorandum of understanding (MOU) yang menjadikan Tentara Nasional Indonesia
(TNI) sebagai bagian di dalamnya.
Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bengkalis, H Arianto,
MoU pertama antara Panglima TNI dan Menteri Pertanian. "Kemudian MoU antara
Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) dan Dirjen Tanaman Pangan," imbuh Aryanto. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







