Warga Diperingatkan Jangan Tambah Titik Api
BUKIT BATU, Beritaklik.Com - Dalam
beberapa hari ini, sejumlah kecamatan di Kabupaten Bengkalis dilanda kebakaran
hutan dan lahan. Untuk itu, Bupati Bengkalis memperingatkan warga untuk tidak
membakar lahan dan hutan karena bisa menambah titik api.
"Saat ini telah terjadi kebakaran lahan dan hutan di beberapa titik di
Kabupaten Bengkalis, termasuk di Kecamatan Bukit Batu. Sekali lagi saya
tegaskan dan ingatkan, warga jangan lagi menambah titik api," ungkap Bupati
Bengkalis, Herliyan Saleh, saat acara pengukuhan anggota Badan Permusyawaratan
Desa (BPD) Api-api, Tenggayun, Sepahat, Tanjung Leban dan Bukit Kerikil di
lapangan Kantor Desa Sepahat, Selasa (10/2).
Saat ini petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Dan Pemadam Kebakaran
(BPBDDamkar) dibantu masyarakat peduli api, petugas kepolisian dan regu pemadam
dari perusahaan, sedang bekerja keras memadamkan api. Agar jumlah titik api
tidak bertambah, agar masyarakat menjaga lahan miliknya supaya tidak terbakar
dan jangan memanfaatkan kesempatan pada musim kering ini untuk membersihkan
lahan dengan cara membakar.
Di hadapan masyarakat, Herliyan menerangkan bahwa ancaman hukuman bagi pelaku
pembakaran hutan dan lahan sangat berat. Sesuai pasal 98 ayat 1 uu no 32 tahun
2009 tersebut, pelaku pembakaran lahan diancam hukuman minimal tiga tahun
penjara, maksimal sepuluh tahun penjara dan denda minimal Rp3 miliar.
Sedangkan jika kebakaran itu menyebabkan orang luka dan/atau bahaya kesehatan manusia
sebagaimana diatur dalam pasal 98 ayat 2 UU No 32 Tahun 2009, diancam hukuman
minimal empat tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara serta denda minimal Rp 4 miliar atau maksimal Rp12 miliar.
Bupati juga
menghimbau kepada seluruh masyarakat desa untuk terus mempertahankan
nilai-nilai gotong royong. karena melalui gotong royong,mampu menyelesaikan
segala hambatan dan persoalan di masyarakat secara bersama-sama, berat sama
dipikul, ringan sama dijinjing.
Sungai Linau
Terpisah, Camat Siak Kecil, H Alfi Mukhdor mengatakan,
titik api yang paling banyak beber Camat Siak Kecil saat ini berlokasi di desa
Sungai Linau, lokasi berada di tengah hutan dan jauh dari sumber air, itu
membuat upaya pemadaman menjadi sulit.
"Kita minta kepada kadesnya agar proaktif melakukan upaya pemadaman
membantu tim Damkar, selain itu kades juga harus proaktif memberikan
sosialisasi agar jangan sampai warganya membakar lahan, karena hukumannya berat
jika terbukti," ujar Camat.
Camat juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap titik api yang semakin meluas
pada saat musim panas ini, "Memang kita melihat api yang menyebar di
Sungai Linau itu harus melibatkan peralatan yang memadai seperti helikopter,
jika hujan tidak turun dalam waktu dekat kita khawatirkan titik api semakin
banyak," tuturnya. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







