Pantai Parit Tengah Teluk Lancar Pemandangan Eksotis Sambil Mengutip Kerang
Pantai Parit Tengah Teluk Lancar
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Bermain sambil berlarian di deburan
ombak, sesekali memungut pasir putih dan bebatuan lalu menikmati matahari terbenam
adalah hal-hal indah saat menikmati alam pantai, di manapun itu. Tapi ada
sensasi berbeda kala kita menapak dan menikmati keindahan pantai Parit Tengah
Teluk Lancar Kecamatan Bantan, tak hanya keindahan pantai dengan landai yang
begitu panjang dan eksotis jejeran mangrove di sepanjang tebing, tapi juga
keasyikan memungut ribuan kerang yang tiba-tiba muncul di bibir pantai.
Laporan Taufik Bengkalis
Pekik pingkau serta tawa Bela dan Poso memecah diantara decak kagum dan kesima
ratusan pengunjung pantai Parit Tengah Teluk Lancar, sambil berlarian menikmati
indahnya pantai dengan pasir putih dan sedikit sesekali kedua bocah ini
berjongkok bahkan berbaring kegirangan memungut kerang yang bermunculan di
sepanjang pantai.
Bermain sambil menikmati indahnya landai laut saat surut memang bukan hal aneh buat Poso, walau pantai yang dinikmati bocah Senggoro Bengkalis ini
sebatas Selatbaru atau Rupat. Tapi pantai 'Sang Perawan' Parit Tengah Teluk
Lancar menyajikan sensasi yang berbeda, tidak hanya belarian mengejar ombak dan
bermain pasir pantai, Poso dan ratusan pengunjung juga diasyikkan "memungut"
kerang laut yang ada di pantai.
Agak aneh memang dan mungkin hanya di pantai Parit Tengah ini para pengunjung
dimanjakan dengan makanan ala sea food itu. Bukan pula satu atau dua kerang laut yang bisa dipungut, satu orang pengunjung bisa membawa
berkilo-kilogram biota laut bercangkang keras itu. "Dulu pernah juga muncul
kerang seperti ini, tapi waktu itu hanya bertahan 1 minggu setelah itu hilang,"
ujar Karman warga setempat saat ditemui sedang asyik memungut kerang.
Cerita Karman, kerang yang tiba-tiba muncul di pantai Parit Tengah itu memang
fenomena menakjubkan. Kalau sebelumnya hanya bertahan 1 minggu, kerang yang
muncul kali sudah bertahan satu bulan lebih. Padahal kata Karman, ratusan
pengunjung dari Kelemantan, Sekodi, Kembung Luar dan beberapa desa lainnya
sudah mengambil berkilo-kilo kerang, toh kerang di pantai indah itu tetap
banyak.
"Kebiasaan untuk warga sini memang untuk makan. Sekali turun ke pantai bisa
memungut 5-6Kg kerang, biasanya kita bagi-bagikan dengan tetangga, setelah dua
atau tiga hari baru kita turun lagi ke pantai mengutip kerang. Alhamdulillah,
sudah empat minggu lebih kerang masih juga banyak," imbuh Karman sambil
memperlihatkan kerang hasil kutipannya.
Pesona pantai Parit Tengah memang sangat menjanjikan, panjangnya kandai pantai
tidak hanya terlihat di kawasan Parit Tengah Teluk Lancar, akan tetapi mulai
dari dusun Parit Lapis Kembung uar sampai ke Tanjung Sekodi desa Sekodi Bengkalis.
bayangkan, ada belasan bahkan puluhan kilometer mata dimanjakan dengan pemandangan
pantai yang indah nan eksotis.
Cerita indah dan asyiknya bermain di pantai Parit Tengah ini kini menyebar
melalui sejumlah media sosial dan dari mulut ke mulut. Sejumlah warga kota
Bengkalis mengaku penasaran ingin melihat langsung keindahan pantai Teluk
Lancar itu. "Minggu kemarin kami ke sana, kapan-kapan kami akan ke sana lagi,
nagih," sebut Mazlina warga Bengkalis.
Yang asyik kata Mazlina bukan hanya menikmati keindahan pantai dan asrinya
sederetan mangrove yang ada bibir pantai, tapi juga keberadaan kerang yang
dianggapnya fenomena langka. "Baru di Teluk ini saya temukan ada kerang begitu
banyak. Puas menikmati pantai pulang bawa oleh-oleh kerang," tuturnya.
Saat ini pantai Teluk Lancar itu memang masih sangat alami dan belum terjamah
solekan apapun. Jika akses ke pantai tersebut diperelok, jalan dibenahi dan
sarana dibangun seperti tempat-tempat istirahat dan tempat air bersih untuk
bersih-bersih, bukan tidak mungkin suatu saat pantai ini akan jadi primadona
baru di Bengkalis.
"Masih alami seperti ini saja orang sudah ramai berkunjung, saya yakin kalau
sarananya dibangun dengan baik terutam akses jalan menuju pantai, pantai Teluk
Lancar akan jadi primadona baru," sebut Mazlina. Harapan sama disampaikan Kepala
Desa Telu Lancar, Ismail (47). Diakui, sebulan terakhir pantai di kampungnya
itu memang menjadi buah bibir sejumlah kalangan, jumlah pengunjung juga mulai
ramai, bukan hanya warga setempat tapi juga beberapa warga desa tetangga bahkan
dari Kota Bengkalis.
Menurutnya, kalau dikemas dengan baik pantai Teluk Lancar memang bisa menjadi
tujuan wisata baru di Bengkalis. Untuk itu dirinya berharap, Pemkab Bengkalis
melalui dinas terkait bisa memoles pantai yang masih perawan itu dengan
sejumlah fasilitas pendukung.
"Mungkin jembatan yang ada saat ini bisa ditambah sekitar 30 meter lagi ke arah
bibir pantai, jalan poros diperlebar dan ditingkatkan, dan dibangun
gazebo-gazebo untuk tempat santai dan sejumlah fasilitas lainnya. Insyaallah,
kalau pantai ini ramai dikunjungi, sedikit banyak akan berpengaruh kepada
ekonomi warga kami," akuinya. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







