Baik Buruknya Kualitas Sekolah Ditentukan Kepsek
Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh disambut hangat para
kepala sekolah saat menghadiri Rakor Kepsek se-Kabupaten Bengkalis di Gedung
Cikpuan Bengkalis, Senin (27/4).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Di setiap
organisasi posisi dan peran seorang pimpinan selalu sangat sentral. Maju dan
mundurnya organisasi, sangat tergantung pada sejauh mana pimpinan mampu
melaksanakan upaya-upaya memajukan organisasinya tersebut.
Begitu juga dalam konteks sekolah sebagai organisasi. Sebagai seorang pemimpin,
maka posisi Kepala Sekolah sangat penting dalam memajukan lembaga yang
dipimpinnya. Bila kualitas
pendidikan di suatu sekolah belum baik, maka dapat disimpulkan bahwa salah satu
penyebabnya kualitas kepemimpinan Kepsek juga belum baik.
Hal itu ditegaskan Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh ketika membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Sekolah se-Kabupaten Sekolah Tahun 2015 di
Gedung Kesenian Cikpuan Bengkalis, Senin (27/4/2015).
Menurut Bupati,
Kepsek bertanggung jawab dan mempunyai kewajiban untuk berusaha agar semua
potensi yang ada di sekolahnya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya demi
tercapainya tujuan yang diharapkan. Menjadi salah satu faktor penting yang
dapat mendorong sumber daya sekolah untuk mewujudkan visi, misi, tujuan, dan
sasaran sekolah.
Untuk itu, Herliyan berharap Kepsek harus mampu memobilisasi sumber daya
sekolah. Baik itu dalam kaitannya dengan perencanaan dan evaluasi program,
pengembangan kurikulum, pembelajaran, pengelolaan ketenagaan, sarana dan sumber
belajar, keuangan, pelayanan siswa, hubungan dengan masyarakat, dan penciptaan
iklim sekolah.
"Dengan demikian dapat dipahami bahwa peran Kepsek sebagai leader, harus
memiliki beberapa kemampuan. Baik dari segi kepribadian, pengetahuan terhadap
tenaga kependidikan, visi dan misi sekolah, keputusan dan berkomunikasi," ujar
Herliyan. Menurut Bupati,
tugas seorang Kepsek secara garis besar dapat dikelompokan menjadi tiga.
Yaitu administrasi material, administrasi personel dan administrasi kurikulum.
Administrasi material, meliputi bidang-bidang material sekolah, seperti
ketatausahaan sekolah, keuangan, perlengkapan, dan lain-lain. Sedangkan
administrasi personil, paparnya, mencakup administrasi keguruan, kemuridan, dan
pegawai sekolah lainnya. Sementara administrasi kurikulum adalah administrasi
yang mencakup penyusunan, pembinaan dan pelaksanaan kurikulum.
Sebagai pemimpin yang ditugasi mengelola manajemen sebuah lembaga pendidikan, seorang
Kepsek dikatakan berhasil apabila dapat mengarahkan ketiga administratif
pendidikan tersebut untuk pengembangan aktifitas pengajaran dan belajar siswa
dengan baik. "Arahnya tentu harus berkorelasi positif dengan peningkatkan kualitas
pendidikan di sekolah yang dipimpinnya," ujar Bupati.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, H Herman
Sani memaparkan
bahwa Rakor diikuti Kepsek Negeri dan Swasta meliputi Kepala Taman
Kanak-Kanak sebanyak 60 orang, SD 335 orang, SMP 95 orang, SMA/SMK 68 orang dan kepala UPTD dan
Pengawas Pendidikan dari 8 kecamatan. Rakor akan berlangsung hingga Rabu
(29/4). "Tujuannya agar terciptanya sinergisitas dan
pemahaman bersama antara Kepsek dalam rangka meningkatkan kualitas pembangunan
pendidikan di Kabupaten Bengkalis," jelas Herman Sani. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







