Karu dan Karom Dituntut Amanah
Sekda Bengkalis, H Burhanuddin
menyalami peserta ketika membuka pelatihan petugas haji (karu dan karom)
se-Kabupaten Bengkalis di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut, Senin
(25/5/2015).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Mengemban tugas sebagai Ketua Regu (Karu) dan
Ketua Rombongan (Karo) dalam pelaksanaan ibadah haji, merupakan sebuah amanah
yang mulia. Tidak hanya membawa nama pribadi, kelompok dan daerah, namun lebih
dari itu akan membawa nama bangsa Indonesia.
Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Bengkalis, H
Burhanuddin saat membuka Pelatihan Petugas Haji (Karu dan Karom) se-kabupaten
Bengkalis yang diikuti 50 peserta di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut, Senin (25/5/2015).
"Harus diakui, mengemban amanah mulia ini, bukan
sebuah pekerjaan ringan. Selain bertugas mengurusi para jamaah, Karu dan Karom
tidak bisa lepas dari statusnya sebagai jamaah haji, mempunyai kewajiban untuk
melaksanakan ritual ibadah haji selama di Tanah Suci," ungkap Sekda. Menurut
Burhanuddin, Karu dan Karom harus dapat memahami tugas pokok dan fungsi dari
amanah yang diembannya selama melakukan seluruh rangkaian kegiatan haji di
tanah suci.
"Mulai dari manasik, ziarah,
serta melaksanakan bimbingan kesehatan dan menangani sejumlah kejadian yang
tidak terduga. Terpenting bagaimana seorang Karu dan Karom bisa bekerja
maksimal, sehingga mampu membantu dan mempelancar pelaksanaan jamaah haji asal
Bengkalis," ujar Sekda menjelaskan.
Lebih lanjut Burhanuddin menjelaskan, bahwa tahun ini jumlah calon jamaah haji
kabupaten Bengkalis yang akan berangkat ke tanah suci mencapai 509 orang.
Mereka berasal dari latar belakang pendidikan, profesi maupun usia yang
berbeda. Bahkan ada sebagian jamaah yang mengalami gangguan kesehatan sehingga
butuh penanganan saat berada di tanah suci.
"Menghadapi berbagai hal yang bakal terjadi selama di tanah suci mekah, maka
Karu dan Karom dituntut untuk lebih serius dalam mengikuti pelatihan ini.
karena melalui pelatihan ini akan diperoleh berbagai ilmu dan informasi penting
mengenai gambaran maupun hal-hal apa saja yang menjadi tugas dan tanggungjawab
saat menangani jamaah haji selama di tanah suci mekah", pungkasnya.
Peserta Pelatihan Petugas Haji (Karu dan Karom) se-kabupaten Bengkalis ini terbagi
menjadi dua kloter terdiri dari 26 peserta asal kecamatan Mandau dan Pinggir,
sedangkan kloter kedua 24 peserta terdiri dari kecamatan Bengkalis, Bantan,
Bukit Batu, Siak Kecil dan Rupat.
Peserta akan dibekali materi tentang tanggung jawab dan pelayanan, peningkatan
kompetensi, dan kebijakan pemerintah tentang pelayanan jemaah haji. Narasumber
selain dari Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, Majelis Ulama Indonesia
(MUI) kabupaten Bengkalis juga dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi
Riau. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







