Persyaratan Modal Sudah Memenuhi Pemkab Bertekad Bentuk LKM di Desa
BENGKALIS,
Beritaklik.Com - Dalam rangka mempercepat
peningkatan pemberdayaan dan perekonomian masyarakat di daerah ini, khususnya
sejak tahun 2011 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis telah melaksanakan
program Usaha Ekonomi Desa/Kelurahan Simpan Pinjam (UED/K-SP dengan alokasi
dana Rp1 miliar per tahun.
Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan modal masyarakat, khususnya
Usaha Mikro Kecil dan Menengah, yang selama ini menjadi salah satu kendala
tumbuh kembangnya perekonomian dan jiwa kewirausahaan masyarakat di desa.
"Sejak digulirkan tahun 2011, sampai tahun 2014, dana yang sudah disalurkan
sebesar Rp403 miliar yang diterima 102 desa/kelurahan. Sementara
pada tahun 2015 ini dan karena adanya 53 desa pemekaran, dana yang disalurkan
sebesar Rp155 miliar. Dengan kata lain, sejak
digulirkan tahun 2011, total dana UED/K-SP yang disalurkan Rp558 miliar," ujar Pj Bupati Bengkalis, Ahmad Syah Harrofie ketika membuka sosialisasi dan diskusi publik
peran dan fungsi lembaga lembaga keuangan
dalam meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Gedung Daerah Datuk
Laksamana Raja Dilaut, Selasa
(11/8/2015).
Hingga saat ini, pemanfaat dana UED/K-SP ini sebanyak 35.675 orang/kepala
keluarga dengan total keseluruhan pinjaman sekitar Rp 562,348
milyar. Dan, sekitar 76% dari seluruh manfaat UED/K-SP sangat terbantu
dan usahanya mengalami peningkatan.
Kepada Direktur Perencanaan Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Djonieri yang
menjadi salah satu pembicara pada kegiatan yang ditaja Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Albantani bekerjasama dengan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut, Ahmad Syah mengemukakan azam Pemerintah
Pemkab Bengkalis melalui dana program UED/K-SP tersebut.
"Salah satu azam dari Pemkab Bengkalis adalah terbentuk atau berdirinya Lembaga
Keuangan Mikro (LKM) di masing-masing desa, seperti Bank Perkreditan Rakyat
(BPR). Sebab kalau dari ditinjau dari persyaratan modal dan karena saat ini
rata-rata setiap desa di daerah ini minimal sudah memiliki dana UED/K-SP
sebesar Rp5 miliar, nampaknya sudah memenuhi," harap Ahmad Syah
kepada Djonieri.
Harapan ini disampaikan Ahmad Syah, agar dana program UED/K-SP ini ke depan
semakin optimal dirasakan manfaatnya masyarakat. Sebab, kalau melalui program
UED/K-SP, dana yang dapat dipinjam masyarakat terbatas sekali, yaitu hanya Rp.
20 juta.
"Sementara jika melalui BPR, jumlahnya bisa dipinjam lebih besar dari itu.
Karena itu bantuan dari OJK untuk memfasilitasi agar BPR di masing-masing desa
di daerah ini dapat segera terbentuk sangat diharapkan Pemkab Bengkalis," imbuh
Ahmad Syah.
Selain Djonieri, pembicara lain dalam kegiatan yang juga dihadiri Ketua DPRD
Bengkalis H Heru Wahyudi dan diikuti sekitar 200 orang peserta itu adalah Wakil
Ketua Komisi XI DPR RI H Jon Erizal.
Dukungan
Lembaga Keuangan
Pada kesempatan
itu, Pj Bupati juga mengharapkan
dukungan yang komprehensif dari lembaga keuangan untuk mendorong pemberdayaan
masyarakat. Khususnya masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dan usaha
mikro, kecil dan menengah (UMKM).
"Sebab, selama ini UMKM sering terkendala akses pendanaan ke lembaga keuangan,
khususnya lembaga keuangan formal," ujar Ahmad Syah. Di bagian lain Ahmad Syah mengatakan saat ini di kabupaten berjuluk Negeri
Junjungan memang telah tumbuh dan berkembang banyak lembaga keuangan non-bank yang melakukan kegiatan usaha jasa pengembangan usaha dan pemberdayaan
masyarakat. Baik itu yang didirikan pemerintah atau masyarakat yang dikenal
dengan sebutan Lembaga Keuangan Mikro (LKM).
Terkait keberadaan LKM ini, Ahmad Syah mengingatkan agar dalam operasionalnya
benar-benar harus sesuai landasan hukum. Sebab landasan kuat atas
operasionalisasi LKM sudah ada. Landasan yang dimaksudkan Ahmad Syah itu adalah
Undang-Undang Nomor 1 tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro yang
diundangkan pada tanggal 8 Januari 2013. Dalam undang-undang diantaranya diatur
bahwa LKM harus berbadan hukum dan memiliki izin usaha. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







