Bengkalis Dinilai Banyak Pihak Berhasil Cegah Karhutla
Pj Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie menyalami Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman saat mengikuti Rakor Penanggulangan Karhutla Provinsi Riau di Pekanbaru, Jumat (18/9/2015).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Dibanding tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2015 ini Kabupaten Bengkalis dinilai
banyak pihak cukup berhasil mencegah dan mengendalikan kebakaran lahan dan
hutan (Karhutla). Ini dapat dilihat dari menurunnya jumlah luas lahan Karhutla yang
cukup signifikan di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini pada tahun 2015 ini
dibanding tahun 2014 lalu.
Jika tahun 2014 sebanyak 8.259 hektar (mulai 24
Februari 2014), pada tahun 2015 per 16 September lalu sebagaimana disampaikan
dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Karlahut Provinsi Riau yang digelar di
Balai Serindit Gedung Daerah, Pekanbaru, Jumat (18/9/2015) pagi tadi, luas
Karhutla di Kabupaten Bengkalis hanya 302 hektar atau berkurang 96,34 persen.Sementara sejumlah daerah lain di Provinsi Riau,
justru sebaliknya. Dibanding tahun 2014 lalu, jumlah luas lahan Karlahut pada
tahun 2015 ini malah meningkat. Ada daerah sampai 364,11 persen, 229,75 persen, 115,50
persen dan 85,61 persen.Tak hanya itu, sejumlah kawasan di Kabupaten Bengkalis
yang tahun-tahun sebelumnya selalui diidentikkan sebagai wilayah 'pengekspor'
asap, seperti di Desa Sepahat dan Tanjung Leban di Kecamatan Bukit Batu, pada
tahun 2015 ini meskipun masih terjadi Karlahut, namun berhasil menghilangkan sebutan
yang tak elok itu.
Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie
mengatakan, memang banyak faktor yang menjadi kunci keberhasilan tersebut. Salah
satu kunci keberhasilan dimaksud, katanya, adalah kesiagaan petugas yang 24 jam
siap untuk memantau dan mengendalikannya bila terjadi Karhutla.
''Petugas dimaksud bukan hanya dari Badan
Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-Damkar) semata,
tetapi juga dari Masyarakat Peduli Api (MPA) yang ada di setiap desa. Peran MPA
dalam mengendalikan Karhutla di daerah ini sangat besar. Mereka juga siap dan
siaga 24 jam untuk memberikan bantuan bila terjadi Karhutla,'' puji Ahmad Syah
usai mengikuti Rakor Karhutla.
Kunci keberhasilan lainnya, imbuh Ahmad Syah, adalah
besarnya partisipasi dari perusahaan-perusahaan yang ada di daerah ini. Karena
itu, mantan Kepala Bapedalda Provinisi Riau berharap koordinasi, sinergisitas
dan soliditas seluruh pemangku kepentingan terkait untuk mencegah
dan mengendalikan Kardutla di daerah ini, ke depan tetap harus dipertahankan
dan ditingkatkan.Ditambahkan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan
Masyarakat Pemprov Riau ini, untuk ke depan, fokus dalam penanggulangan
Karhutla di kabupaten yang memiliki 8 kecamatan, 136 desa dan 19 kelurahan ini
dititik beratkan pada upaya-upaya pencegahan.
''Namun upaya-upaya untuk pengendalian tetap menjadi
perhatian. Karena itu, selain sumber daya manusianya yang akan terus ditingkatkan
skill dan kemampuannya, berbagai sarana dan prasarana pendukung lainnya juga akan terus
kita tingkatkan kuantitas dan kualitasnya,'' ungkap Ahmad Syah.
Selain Kepala BPBD-Damkar M Jalal dan Kabid Damkar
BPPD-Damkar Suiswantoro, ikut mendampingi Ahmad Syah dalam Rakor yang dipimpin
Pelaksana Tugas Gubernur Riau H Arsyadjulandi Rachman tersebut Kepala Badan
Lingkungan Hidup H Arman AA, Kepala Dinas
Perkebunan dan Kehutanan H Herman Mahmud, serta Kasubbag Hubungan Antar Lembaga
dan Kehumasan Bagian Humas Haryono.(Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







