PILIHAN
Sebagai Mitra Kades, LPM Miliki Peran Strategis Kemajuan Desa
Sekretaris Daerah H Burhanuddin memasangkan tanda peserta ketika membuka pelatihan bagi Ketua LPM angkatan I, Senin (21/9/2015).
Sekretaris Daerah H Burhanuddin memasangkan tanda peserta ketika membuka pelatihan bagi Ketua LPM angkatan I, Senin (21/9/2015).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Sebagai refresentatif masyarakat dalam
bidang pengelolaan pembangunan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) memiliki
tugas dan harus dapat membantu pemerintah desa/kelurahan dalam menyusun rencana pembangunan
yang aspiratif.
Kemudian, menggerakkan swadaya gotong royong masyarakat, melaksanakan dan mengendalikan pembangunan, dan memelihara dan mengembangkan hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan.
Dalam menjalankan tugasnya dimaksud, LPM harus dapat menjalankan fungsi dalam menanamkan dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan masyarakat, mengkoordinasikan perencanaan pembangunan.
Selanjutnya, mengkoordinasikan perencanaan lembaga kemayarakatan yang ada di desa/kelurahan, perencanaan kegiatan pembangunan secara pastisipatif dan terpadu, dan penggalian dan pemanfaatan sumberdaya kelembagaan untuk pembangunan.
"Sebagai mitra kepala desa atau kepala kelurahan, LPM mempunyai peran strategis dalam kelancaran dan keberlanjutan pembangunan. LPM sangat berperan dalam menentukan maju mundurnya suatu desa/kelurahan," ujar Penjabat Bupati Bengkalis, H Ahmad Syah Harrofie diwakili Sekretaris Daerah H Burhanuddin ketika membuka pelatihan bagi Ketua LPM, Senin (21/9/2015) ini.
Agar tujuan keberadaan LPM dapat dicapai optimal dan perannya dapat dilaksanakan maksimal, seorang ketua dan pengurus LPM juga dituntut dan juga harus menguasai dan memahami manajemen pemerintahan, terutama dalam hal merencanakan, mengelola, melaksanakan dan memelihara program pembangunan di desa/kelurahan.
Pelatihan yang ditaja Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) tersebut dilaksanakan di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut. Dalam melaksanakan pembangunan, papar Ahmad Syah, seorang ketua LPM harus dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan Kepala Desa/Lurah serta seluruh pemangku kepentingan terkait.
Harus selalu membangun komunikasi dan koordinasi, sehingga sinergisitas dan soliditas antara LPM dengan stakeholder pembangunan lainnya benar-benar dapat terbina dengan baik.
"Masing-masing pihak tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Harus senantiasa bahu membahu dan bergandeng tangan. Tentunya satu sama lain tidak saling mencampuri tugas, fungsi dan perannya masing-masing," tegas Ahmad Syah.
Sementara Kepala BPMPD H Ismail menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti 80 peserta. "Kegiatan ini merupakan pelatihan bagi Ketua LPM se-Kabupaten Bengkalis angkatan I," jelas Ismail. (Bku)
Kemudian, menggerakkan swadaya gotong royong masyarakat, melaksanakan dan mengendalikan pembangunan, dan memelihara dan mengembangkan hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan.
Dalam menjalankan tugasnya dimaksud, LPM harus dapat menjalankan fungsi dalam menanamkan dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan masyarakat, mengkoordinasikan perencanaan pembangunan.
Selanjutnya, mengkoordinasikan perencanaan lembaga kemayarakatan yang ada di desa/kelurahan, perencanaan kegiatan pembangunan secara pastisipatif dan terpadu, dan penggalian dan pemanfaatan sumberdaya kelembagaan untuk pembangunan.
"Sebagai mitra kepala desa atau kepala kelurahan, LPM mempunyai peran strategis dalam kelancaran dan keberlanjutan pembangunan. LPM sangat berperan dalam menentukan maju mundurnya suatu desa/kelurahan," ujar Penjabat Bupati Bengkalis, H Ahmad Syah Harrofie diwakili Sekretaris Daerah H Burhanuddin ketika membuka pelatihan bagi Ketua LPM, Senin (21/9/2015) ini.
Agar tujuan keberadaan LPM dapat dicapai optimal dan perannya dapat dilaksanakan maksimal, seorang ketua dan pengurus LPM juga dituntut dan juga harus menguasai dan memahami manajemen pemerintahan, terutama dalam hal merencanakan, mengelola, melaksanakan dan memelihara program pembangunan di desa/kelurahan.
Pelatihan yang ditaja Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) tersebut dilaksanakan di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut. Dalam melaksanakan pembangunan, papar Ahmad Syah, seorang ketua LPM harus dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan Kepala Desa/Lurah serta seluruh pemangku kepentingan terkait.
Harus selalu membangun komunikasi dan koordinasi, sehingga sinergisitas dan soliditas antara LPM dengan stakeholder pembangunan lainnya benar-benar dapat terbina dengan baik.
"Masing-masing pihak tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Harus senantiasa bahu membahu dan bergandeng tangan. Tentunya satu sama lain tidak saling mencampuri tugas, fungsi dan perannya masing-masing," tegas Ahmad Syah.
Sementara Kepala BPMPD H Ismail menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti 80 peserta. "Kegiatan ini merupakan pelatihan bagi Ketua LPM se-Kabupaten Bengkalis angkatan I," jelas Ismail. (Bku)
BERITA LAINNYA +INDEKS
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.
Disbun Bengkalis Ajak Generasi Muda Raih Kuliah Gratis Lewat Beasiswa Sawit
BENGKALIS – Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis mendorong masyarakat Kabupaten Bengka.
Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Bengkalis Serahkan Sarpras Pertanian
BENGKALIS-Komitmen Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkalis dalam mendukung program ketahanan pangan .
Perda KLA Dinilai Penting untuk Perkuat Pemenuhan Hak Anak di Bengkalis
BENGKALIS – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Bengkalis meni.
Rapat Bersama Pansus KLA, DPPPA Bengkalis Dorong Regulasi Perlindungan Anak
BENGKALIS – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Bengkalis mene.
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
TULIS KOMENTAR +INDEKS






