Akibat Kabut Asap, Tim Kapsul Waktu 2085 Pilih Jalur Laut Melalui Bengkalis ke Kepri
Pj Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie berbincang tokoh masyarakat Riau pada penyambutan dan pelepasan Tim Ekspedisi Kapsul Waktu 2085 di Pekanbaru, Selasa (29/9/2015).
PEKANBARU, Beritaklik.Com - Selain dinilai sebagai daerah yang dinilai paling meriah dalam menyambut
kedatangan Tim Kapsul Waktu 2085 selama di Provinsi Riau, Kabupaten Bengkalis
nampaknya juga bakal menjadi satu-satu kabupaten/kota yang akan disinggahi
tabung Kapsul Waktu tersebut.
Pasalnya, akibat kabut asap Tim Kapsul Waktu 2085
kedatangan dan keberankatannya ke dan dari Provinsi Riau secara resmi sudah
dilakukan Pelaksana Tuga Gubernur Riau H Arsyad Juliandi Rachman, Selasa
(29/9/2015), tidak bila melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Kepulauan Riau
sebagai tempat tujan berikutnya.
Sebagai alternatif, maka dipilihlah jalur laut. Untuk
itu, sebagai tempat titik keberangkatan, Bandar Sri Laksamana Bengkalis dipilih
panitia sebagai dermaga keberangkatan menuju Provinsi Kepulauan Riau.
Kepastian keberangkatan Tim Kapsul Waktu 2085
berangkat dari Provinsi Riau menuju Kepulauan Riau disampaikan langsung
Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie, Selasa (29/9/2015) petang.
"Sesuai informasi dari panitia penyelenggara, Tim
Kapsul Waktu 2085 bertolak dari Pekanbaru menuju Bengkalis sekitar pukul 17.30
petang ini. Dari Bengkalis ke Kepulauan Riau menurut rencana Tim Kapsul Waktu
2085 kapal Batam Jet pada Rabu (30/9/2015) pagi," jelas Ahmad Syah seraya
mengucapkan terima kasih atas dipilihnya Bengkalis sebagai tempat singgah
sebanyak dua kali dan transit menuju Kepulauan Riau.
Selama di Bengkalis, tabung Kapsul Waktu yang telah
diisi masing-masing 7 (tujuh) butir impian atau harapan tersebut masyarakat
dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara dan Riau tersebut, kata
Ahmad Syah, akan diinapkan di kediaman resmi Bupati Bengkalis, Wisma Daerah Sri
Mahkota, Jalan Antara Bengkalis.
Dibagian lain Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan
Pemrov Riau ini kembali mengajak seluruh masyarakat kabupaten berjuluk Negeri
Junjungan ini untuk bersama-sama dengan seluruh masyarakat Riau lainnya
mendukung dan ikut berpartisipasi mewujudkan 7 (tujuh) butir mimpi atau harapan
yang sudah dirumuskan dan deklarasikan sejumlah tokoh Riau.
"Karena ketujuh mimpi atau harapan mayarakat Riau yang
telah tersimpan dalam Kapsul Waktu 2085 itu juga milik masyarakat Bengkalis,
maka seluruh warga Bengkalis juga berkewajiban untuk mewujudkannya. Bukan hanya
sesama warga Bengkalis, tetapi bersama masyarakat kabupaten/kota lainnya di
Riau ini harus bergandeng tangan, bahu membahu dan bersatu padu untuk
mewujudkannya," ajak Ahmad Syah.
Adapun 7 impian masyarakat Riau untuk Ekspedisi Kapsul
Waktu 2085 yang atas nama masyarakat dirumuskan H Arsyad Juliandi Rachman
(Pelaksana Tugas Gubernur Riau), H Saleh Djasit (mantan Gubernur Riau/tokoh
masyarakat), H Herman Abdullah (mantan Walikota Pekanbaru/tokoh masyarakat), H
Chaidir (mantan Ketua DPRD Riau/tokoh masyarakat), Al Azar (Ketua Umum Dewan
Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau), Fakhrunnas MA Jabbar (Budayawan),
dan H Dheni Kurnia (Ketua PWI Provinsi Riau/tokoh pers) yang dimaksudkan Ahmad
Syah tersebut, yaitu:
Pertama; Terwujudnya masyarakat Riau yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur,
negeri yang subur, makmur, adil dan aman.
Kedua; Terwujudnya Riau sebagai negeri yang berdaulat dari
sisi budaya, sosial dan ekonomi dalam NKRI sebagai kekuatan menuju era
globalisasi.
Ketiga; Terwujudnya ASEAN connectivity melalui jaringan transportasi global antar negara
ASEAN dengan Riau tanah tumpah darah Melayu, Riau the homeland of Melayu sebagai pintu gerbang nusantara.
Keempat; Terwujudnya masyarakat Riau yang hi-tech dengan rata-rata pendidikan
minimal politeknik.
Kelima; Sebagai komitmen terhadap lingkungan hidup
maka terwujud kota-kota yang hijau yang ramah lingkungan.
Keenam; Terwujudnya desa-desa yang layak huni dengan
berbagai kemudahan prasarana dan sarana transportasi dan utilitas listrik, air
bersih dan telekomunikasi.
Ketujuh; Terwujudnya masyarakat yang zero kemiskinan di Riau
dengan rata-rata income perkapita per tahun setara USD 45.000. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







