Bahas Persoalan Tapal Batas Kedua Daerah, Pj Bupati Bengkalis Bertemu dengan Pj Walikota Dumai
Pj Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie dan Pj Walikota Dumai H Arlizman Agus saat mengadakan pertemuan di guest house Pemerintah Kota Dumai, Senin (7/9/2015) malam.
DUMAI, Beritaklik.Com - Bertempat di guest house Pemerintah Kota Dumai Jalan
Putri Tujuh Dumai, Senin (7/9/2015) malam, Penjabat (Pj) Bupati
Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie mengadakan pertemuan dengan Pj Walikota
Dumai H Arlizman Agus.
Pertemuan kedua orang nomor satu dari
kabupaten dan kota yang memiliki hubungan kekerabatan yang sangat dekat
ini, dalam rangka membahas penyelesaian beberapa titik tapal batas kedua
daerah yang sejak lama hingga sekarang memang belum tuntas. Seperti di
kawasan Bukit Kerikil atau Pelintung.
Demi kepastian hukum,
baik Arlizman maupun Ahmad Syah bukan hanya berharap, tetapi juga
meminta Pemerintah Provinsi (Pemrov) Riau dan Pemerintah Pusat dapat
segera membantu menuntaskan persoalan tersebut. Apalagi Pemprov Riau dan
Pemerintah Pusat disebut-sebut sudah pernah turun langsung ke lokasi
yang dipolemikan itu.
"Polemik tapal batas antara Bengkalis
dan Dumai ini sudah cukup lama terjadi. Untuk itu kami minta dan sangat
berharap Pemprov Riau khususnya secepatnya dapat membantu mencarikan
titik temunya. Ini penting agar pelayanan masyarakat dan pelaksanaan
pembangunan di wilayah yang masih menjadi polemik tersebut ke depan
semakin optimal," harap Ahmad Syah dan Arlizman, senada.
Baik
Ahmad Syah dan Arlizman mengimbau warganya masing-masing untuk tidak
terprovokasi oleh kelompok-kelompok tertentu terkait apapun keputusan
yang nantinya bakal ditetapkan Pemprov Riau dan Pemerintah Pusat untuk
menyelesaikan polemik tapal batas antara Bengkalis dan Dumai.
Kata
mereka berdua mengingatkan, menjadi penduduk Dumai itu baik, menjadi
warga Bengkalis juga bagus. Sama-sama bagus, dan sama-sama baik. Yang
tidak bagus dan tidak baik itu adalah menetap di wilayah Bengkalis atau
Dumai, tetapi tidak tercatat secara resmi sebagai penduduk Bengkalis
atau Dumai.
Kemudian, keduanya juga sepakat dan siap untuk
bekerjasama serta saling mendukung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)
serentak tahun 2015 di wilayah tersebut berjalan dengan aman, damai,
tertib serta sesuai peraturan perundang-undangan.
Untuk itu,
kadunya berharap agar dalam waktu dekat Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan
Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada serentak tahun 2015 dari Dumai dan
Bengkalis, segera melakukan pertemuan koordinasi. Tujuannya supaya
masyarakat di wilayah yang masih dipolemikkan tersebut dapat menggunakan
hak pilihnya sesuai ketentuan dan tidak hilang karena polemic tersebut.
Selain
itu, menurut keduanya, pertemuan koordinasi antara KPU dan Panwas
dimaksud diperlukan agar tidak terjadi penggunaan hak pilih ganda pada
saat Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis serta Pemilihan
Walikota dan Wakil Walikota Dumai yang sama-sama akan dilaksanakan pada 9
Desember 2015 mendatang.
Maksudnya, setelah ikut memilih Bupati
dan Wakil Bupati Bengkalis, warga yang memiliki hak pilih di wilayah
tersebut berpartisipasi pula memberikan suara pada pemilihan Walikota
dan Wakil Walikota Dumai. Atau sebaliknya.
Pertemuan koordinasi
itu diperlukan, termasuk untuk juga mencegah kemungkinan terjadi
mobilisasi pemilih oleh kelompok-kelompok yang memiliki kepentingan
politik tertentu pada saat Pilkada serentak di wilayah yang masih dalam
sengketa tersebut.
Untuk menghindari terjadinya hal-hal tersebut,
baik Arlizman maupun Ahmad Syah berharap pertemuan koordinasi antara KPU
dan Panwas dari Kabupaten berjuluk Negeri Junjungan serta Kota
Pengantin Berseri ditaja secepatnya.
Masih menurut keduanya,
pertemuan dimaksud penting dilakukan sebagai salah satu upaya untuk
meminimalisir potensi kemungkinan terjadinya sengketa Pilkada di kedua
daerah tersebut. Sebab, bila status pemilih di wilayah yang sama-sama
diakui oleh Bengkalis maupun Dumai itu sebagai bagian dari teritorialnya
tidak jelas statusnya, maka tidak tertutup kemungkinan hal ini akan
dijadikan "pintu masuk" oleh pasangan calon yang kalah untuk
menjadikannya sengketa Pilkada. Baik itu di Bengkalis mapun Dumai atau
juga bahkan bisa kedua-duanya.
Terkait dengan Pilkada serentak
ini, baik Arlizman maupun Ahmad Syah juga berpesan agar warga yang
memiliki hak pilih yang berada di daerah perbatasan yang masih
berpolemik tersebut, supaya dapat melihat pengumuman Daftar Pemilih
Sementara (DPS) yang dalam waktu dekat akan diberitahukan penyelenggara
Pilkada.
"Pastikan terdaftar sebagai pemilih dan hanya terdaftar
untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis atau Walikota atau Wakil
Walikota Dumai saja. Jangan kedua-duanya. Sesuai peraturan
perundang-undangan, setiap pemilih hanya diperbolehkan menggunakan hak
pilihnya sekali di wilayah pemilihan dimana yang bersangkutan
terdaftar," Arlizman dan Ahmad Syah sama-sama mengingatkan.
Dalam
pertemuan yang berlangsung penuh rasa kekeluargaan dan terkadang
diiringi canda tersebut, Arlizman didampingi Sekretaris Daerah H Said
Mustapa beserta sejumlah staf Pemko Dumai. Sementara Ahmad Syah
didampingi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja H Nazamuddin, Kepala Bagian
Tata Pemerintahan A Harris, Kabag Humas Johansyah Syafri, serta Kepala
Subbag Peliputan dan Dokumentasi Bagian Humas Adi Sutrisno.
Sebelum pertemuan yang berlangsung sekitar 3,5 jam di guest house
yang berlokasi di samping rumah dinas Walikota Dumai itu, selaku tuan
rumah Arlizman dan Said Mustafa menjamu Ahmad Syah dan rombongan makan
malam bersama di salah satu restoran di kawasan Jalan Jenderal Sudirman
Dumai. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







