Guru Harus Punya Skil Jurnalistik
Sekretaris Daerah H Burhanuddin saat membuka Diklat Karya Tulis Ilmiah bagi para guru angkatan pertama, Selasa (15/9/2015).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Kriteria
guru yang profesional itu, selain menguasai berbagai materi pembelajaranjuga
harus memiliki skil atau keahlian individual yang kompleks dalam bidang pedagogisnya.
Salah satunya skil dalam bidang jurnalistik yang merupakan salah satu skill
yang wajib melekat bahkan tak boleh lepas dari kemampuan seorang guru.
Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah
Harrofie diwakili Skretaris Daerah H Burhanuddin mengemukan itu ketika membuka
pembukaan pendidikan dan pelatihan (Diklat) karya tulis ilmiah bagi para guru di lingkungan Pemerintah Kabupaten
Bengkalis angkatan pertama tahun anggaran 2015.
Pembukaan pelatihan yang
diikuti 40 peserta dari 8 kecamatan dan berlangsung 5 hari yang ditaja Badan
Diklat Pegawai itu dilaksana Aula Badan Diklat Pegawai, Jalan Kelapapati Darat,
Desa Kelapapati, Bengkalis, Selasa (15/9/2015).
Menurut
Ahmad Syah, ada beberapa alas an mengapa seorang guru itu harus pandai menulis,
tidak cuma pandai bicara? Pertama, dengan menulis, seorang guru dapat
merangsang pemikirannya untuk kemudian melakukan inovasi-inovasi.
Kedua,
imbuh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemerintah Provinsi
Riau ini, melalui kegiatan menulis dalam suatu bidang ilmu akan memungkinkan
guru untuk menjadi aktif dan tidak hanya menjadi penerima informasi. Dengan
menulis, guru akan terbiasa menyerap sekaligus mengolah informasi.
Ketiga, sambung suami Hj Megasari Zam ini,
melalui kegiatan menulis seorang guru akan terlatih untuk dapat memecahkan
beberapa masalah sekaligus. Hal ini tentu penting dimiliki seorang guru, sebab
guru selama ini kerap dianggap sosok yang serba bisa dalam memecahkan segala
masalah yang dihadapi oleh muridnya, baik masalah materi ajar di sekolahan,
maupun problem pribadi di rumah.
"Sedangakan keempat, melalui kegiatan
menulis, sikap objektif seorang guru akan semakin terlatih. Sebab sikap
objektif ini sangat penting dimiliki oleh guru karena ia adalah seorang
pendidik atau ada yang menyebutnya sebagai 'kiblatnya' ilmu pengetahuan. Jika
guru sudah tidak lagi objektif, maka runtuhlah suatu peradaban," papar Ahmad Syah.
Sementara Kepala Badan Diklat Pegawai H
Tengku Zainuddin mengatakan ke-40 peserta Diklat tersebut berasal dari SMA dan
SMK di Kecamatan Bengkalis masing-masing 15 orang dan 5 orang, Bantan 2 orang,
Mandau 5 orang, Pinggir 4 orang, Bukit Batu 1 orang, Siak Kecil 2 orang, Rupat
3 orang, dan Rupat Utara 2 orang.
Sedangkan narasumber dari
Widyaisuara dari Pusat Pengembangan Profesi Pendidikan Kementrian
Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, Lembanga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Riau dan Dosen (Asesor) dari Fakultaas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Riau Pekanbaru. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







