Tetap Menjaga Agar Ekosistem Tidak Rusak dan Punah
PEKANBARU, Beritaklik.Com - Setelah berkaca dari bencana alam
kabut asap yang melanda beberapa bulan ini, ada baiknya kita sedikit
menyinggung mengenai lingkungan hidup yang tak seimbang sehingga menyebabkan
terjadinya kerusakan dan bencana alam. Kabut asap yang melanda selama 18 tahun
ini membuktikan bahwa ekosistem lingkungan hidup yang tidak berimbang dan
menyebabkan banyak fenomena alam yang terjadi seperti kebakran lahan, banjir
dan sebagainya.
Demi menjaga kelestarian alam yang ada, secara umum ditetapkannya hari
lingkungan hidup sedunia yang diperingati setiap tahun pada 5 juni. Hal ini
guna meningkatkan kesadaran global akan kebutuhan untuk mengambil tindakan
lingkungan yang positif. Kita ketahui bersama, hari lingkungan hidup sedunia
merupakan instrumen penting yang digunakan PBB untuk meningkatkan kesadaran
tentang lingkungan dan mendorong perhatian serta tindakan masyarakat secara
bersama-sama menjaganya. Ketika dimulainya konferensi PBB tentang lingkungan
hidup pada 5-16 juni 1972 yang digerakkan oleh Majelis Umum PBB, inilah menjadi
bukti nyata bahwa lingkungan hidup bagi manusia perlu dijaga agar tidak
terjadinya kerusakan dan bencana alam.
Di provinsi Riau, hari lingkungan hidup sedunia digelar pada 29 Oktober 2015.
Meskipun terlambat dikarenakan bencana kabut asap yang terjadi, namun tidak
membuat Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Riau melupakan acara tahunan ini.
Peringatan hari lingkungan hidup sedunia dengan mengusung tema “Mimpi dan Aksi
Bersama Untuk Keberlanjutan Kehidupan di Bumi,” merupakan komitmen dalam
menyadarkan semua pihak untuk ikut bertanggungjawab merawat bumi sekaligus
menjadi pelopor perubahan dan penyelamat lingkungan hidup terutama ditengah
bencana alam kabut asap yang terjadi. Tema ini bermaksud untuk mendorong
tumbuhnya perilaku sehat dan ramah lingkungan serta meningkatkan kesadaran
masyarakat akan pentingnya pengelolaan lingkungan. Selain itu meningkatkan
kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan lingkungan, dan meningkatkan
peran serta pemerintah, masyarakat dan swasta dalam pengelolaan lingkungan.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Ir. Siti Nurbaya, M.Sc dalam surat
sambutan yang dibacakan oleh Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, bahwa
acara ini sebagai bentuk menegakkan komitmen dan pengelolaan perlindungan
terhadap lingkungan hidup seperti yang disepakati negara-negara di dunia pada
tahun 1972 yang disahkan oleh PBB. Dengan adanya peringatan ini agar dapat
mengeksplorasi lebih berarti lagi terutama dengan mengajak dan melibatkan
secara aktif masyarakat serta spontanitas, kreativitas dan modal sosial yang
kita miliki di daerah-daerah, sebagai bangsa dalam menjaga sumber kekayaan
alam. Tentunya hal ini merupakan salah satu unsur penting dalam membangun dan
menjaga ketahanan nasional kita.
Selain itu, agenda ini juga menyuguhkan penghargaan terhadap masyarakat maupun
instansi yang mampu menjaga dan merawat lingkungan sekitar mereka. Penghargaan
diberikan atas tiga kategori diantaranya Adiwiyata, Setia Lestari Bumi dan
Status Lingkungan Hidup Daerah. Penghargaan Adiwiyata diharapkan misalnya
terhadap sekolah-sekolah dapat menjaga lingkungan hidup, melakukan penghijauan,
pemanfaatan sampah-sampah disekitar sekolah. Penghargaan Setia Lestari Bumi
diharapkan terhadap masyarakat agar menjaga lingkungan dan Penghargaan Status
Lingkungan Hidup Daerah adalah penghargaan terhadap daerah-daerah yang
melaporkan tercepat kondisi wilayah mereka kepada pemerintah Provinsi Riau.
Meskipun indonesia merupakan negara yang kehilangan hutan paling tinggi di
dunia dan memecah rekor paling lama mengalami bencana kabut asap, dengan
peringatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia ini bisa membuka mata dan hati dalam
menjaga agar ekosistem tidak rusak dan punah akibat ulah manusia untuk
keuntungan pribadi. Apakah kita termasuk dalam manusia perusak ekosistem.(Adv)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







