PILIHAN
Masuki Era MEA, AKN Bengkalis Dituntut Tingkatkan Kemampuan
Plt Asisten Administrasi Umum H Hermanto Baran melepas On Job Training mahasiswa AKN Bengkalis, Kamis (18/02/2016).
Plt Asisten Administrasi Umum H Hermanto Baran melepas On Job Training mahasiswa AKN Bengkalis, Kamis (18/02/2016).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) seluruh mahasiswa di wilayah berjuluk Negeri Junjungan ini, terkhusus Akademi Komunitas Negeri (AKN) Bengkalis diminta untuk lebih meningkatkan kemampuan dan keahlian.
Demikian disampaikan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin yang diwakili Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Bengkalis, H Hermanto Baran saat melepas 107 orang mahasiswa AKN yang akan mengikuti On Job Training (OJT) atau magang, di lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (18/2/2016).
Jumlah mahasiswa yang mengikuti magang angkatan kedua ini terdiri dari, Program Pendidikan (Prodi) Teknik Pengelasan 21 orang, Prodi Teknik Sistem Pembangkit 23 orang dan Prodi Komputer Akuntansi 63 orang. Mereka akan ditempatkan di sejumlah perusahaan yang ada di kabupaten/kota di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
"Mahasiswa harus memiliki inovasi dan semangat. Karena di era MEA sekarang, saingan dalam dunia usaha atau kerja, bukan lagi negeri sendiri, melainkan dari luar. Mahasiswa dituntut melengkapi diri dengan sertifikasi kompetensi kerja agar mampu bersaing dengan pekerja dari negara ASEAN lainnya," ulasnya.
Lebih lanjut Bupati menegaskan, dalam era MEA, mobilitas pasar kerja di kawasan ASEAN akan semakin terbuka dan bebas. Hal ini akan berdampak terbukanya peluang sekaligus persaingan kerja yang semakin ketat antar negara-negara ASEAN. Orientasi kebutuhan tenaga kerja saat ini sudah bergeser dari gelar akademis ke kompetensi kerja.
"Syarat formal pendidikan memang penting. Tapi kompetensi akan lebih diutamakan ketimbang gelar. Jadi sekarang yang dibutuhkan adalah orang-orang yang berpengalaman, punya keahlian, lulus uji kompetensi dan mendapat sertifikat kompetensi. Inilah yang bisa masuk pasar kerja internasional," jelasnya.
Terkait pelaksanaan On Job Training, Bupati minta seluruh mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang didapat semasa perkuliahan dan menjaga marwah AKN Bengkalis. Sementara itu, Alfansuri selaku pengelola AKN Bengkalis menyebutkan untuk tahun 2016, ada enam orang peserta magang yang diminta oleh perusahaan di Jakarta. (Bku)
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) seluruh mahasiswa di wilayah berjuluk Negeri Junjungan ini, terkhusus Akademi Komunitas Negeri (AKN) Bengkalis diminta untuk lebih meningkatkan kemampuan dan keahlian.
Demikian disampaikan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin yang diwakili Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Bengkalis, H Hermanto Baran saat melepas 107 orang mahasiswa AKN yang akan mengikuti On Job Training (OJT) atau magang, di lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (18/2/2016).
Jumlah mahasiswa yang mengikuti magang angkatan kedua ini terdiri dari, Program Pendidikan (Prodi) Teknik Pengelasan 21 orang, Prodi Teknik Sistem Pembangkit 23 orang dan Prodi Komputer Akuntansi 63 orang. Mereka akan ditempatkan di sejumlah perusahaan yang ada di kabupaten/kota di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
"Mahasiswa harus memiliki inovasi dan semangat. Karena di era MEA sekarang, saingan dalam dunia usaha atau kerja, bukan lagi negeri sendiri, melainkan dari luar. Mahasiswa dituntut melengkapi diri dengan sertifikasi kompetensi kerja agar mampu bersaing dengan pekerja dari negara ASEAN lainnya," ulasnya.
Lebih lanjut Bupati menegaskan, dalam era MEA, mobilitas pasar kerja di kawasan ASEAN akan semakin terbuka dan bebas. Hal ini akan berdampak terbukanya peluang sekaligus persaingan kerja yang semakin ketat antar negara-negara ASEAN. Orientasi kebutuhan tenaga kerja saat ini sudah bergeser dari gelar akademis ke kompetensi kerja.
"Syarat formal pendidikan memang penting. Tapi kompetensi akan lebih diutamakan ketimbang gelar. Jadi sekarang yang dibutuhkan adalah orang-orang yang berpengalaman, punya keahlian, lulus uji kompetensi dan mendapat sertifikat kompetensi. Inilah yang bisa masuk pasar kerja internasional," jelasnya.
Terkait pelaksanaan On Job Training, Bupati minta seluruh mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang didapat semasa perkuliahan dan menjaga marwah AKN Bengkalis. Sementara itu, Alfansuri selaku pengelola AKN Bengkalis menyebutkan untuk tahun 2016, ada enam orang peserta magang yang diminta oleh perusahaan di Jakarta. (Bku)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Dibuka Bupati, Pasar Seni Slaksa Bantan Tengah Satukan Seni, UMKM dan Musisi
BENGKALIS – Pasar Seni Slaksa 2026 di Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.
TULIS KOMENTAR +INDEKS







