PILIHAN
Himpun Aspirasi dan Gagasan untuk Penyempurnaan RKPD 2017, Pemkab Bengkalis Gelar Forum Konsultasi P
Bupati Bengkalis Amril Mukminin berbincang dengan Wakil Bupati H Muhammad saat menghadiri Forum Konsultasi Publik dalam rangka Penyusunan RKPD kabupaten Bengkalis tahun 2017 di aula kampus STIE Bengkalis, Jumat (11/03/2016).
Bupati Bengkalis Amril Mukminin berbincang dengan Wakil Bupati H Muhammad saat menghadiri Forum Konsultasi Publik dalam rangka Penyusunan RKPD kabupaten Bengkalis tahun 2017 di aula kampus STIE Bengkalis, Jumat (11/03/2016).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Pemkab
Bengkalis melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar
konsultasi publik sebagai tahapan penyusunan dokumen Rencana Kerja Pembangunan
Daerah (RKPD) tahun 2017. Konsultasi publik dibuka secara resmi oleh Bupati
Bengkalis, Amril Mukminin di STIE Syariah, Jumat (11/3/2016).
Hadir pada acara tersebut, Wakil Bupati Bengkalis Muhammad, Kepala Bappeda Jondi Indra Bustian, Plt Direktur STIE Bengkalis Kodijah, Ketua Kamar Dagang dan Industri Masuri dan Kepala Dinas dan Badan di lingkup Kabupaten Bengkalis.
Dalam pengarahannya Bupati memberi apresiasi atas terlaksananya Forum Konsultasi Publik yang bertujuan untuk mendengarkan masukan dan gagasan langsung dari masyarakat sebagai wujud membangun daerah.Untuk itu, kepada SKPD, Bupati berpesan agar mengikuti forum ini dengan baik dan menyerap aspirasi masyarakat serta menganalisa untuk diimplementasikan dalam rencana kerja pembanguna daerah.
''Kalau memang bisa diselesaikan segera selesaikan. Jika memang belum bisa, telaah untuk tetap dipertimbangkan agar ke depannya bisa dilaksanakan,'' harapnya.
Terkait harapan yang disampaikan Plt Direktur STIE Bengkalis tentang kondisi terkini kampus tersebut, Bupati Amril Mukminin mengucapkan terima kasih. "Kami memahami kondisi ini dan menjadi PR kita bersama untuk segera dituntaskan demi peningkatan SDM di Kabupaten Bengaklis," ujarnya.
''STIE tetap terus berkarya dalam membangun sumberdaya dan daerah. Pemkab Bengkalis akan melakukan langkah langkah strategis untuk mengoptimalkan setiap perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Bengkalis, karena kita memahi betul perguruan tinggi ikut andil dalam mempercepat pembagunan daerah," tegas Amril.
Sebelumnya Kepala Bappeda Bengkalis H Jondi Indra Bustian, mengatakan Forum Konsultasi Publik merupakan rangkaian dari proses penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah yang dilaksanakan dengan tujuan menghimpun masukan dan saran dari berbagai komponen masyarakat bagi penyempurnaan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Bengkalis 2017.
Disamping itu, konsultasi publik juga sebagai forum silaturahmi untuk membangun sinergi dan pemahaman bagi semua pemangku kepentingan di Kabupaten Bengkalis.
"Dengan momentum hari ini juga, Kami mengharapkan dapat menerima masukan dalam rangka penyusunan RPJMD Kabupaten Bengkalis Tahun 2016 - 2021 yang sedang dilaksanakan," ujar Jondi.
Masih menurut Jondi, forum ini juga sebagai wadah sosialisasi terhadap Visi dan Misi Bupati Bengkalis yakni "Terwujudnya Kabupaten Bengkalis Sebagai Model Negeri Maju dan Makmur di Indonesia" dengan pendekatan empat pusat kegiatan.
Empat pusat kegiatan itu adalah Gerbang Utama, yatiu Fokus menjadikan Pulau Bengkalis sebagai pusat pemerintahan, pusat pendidikan terpadu dan pusat pengembangan budaya melayu Serumpun.
Kemudian Gerbang Laksamana, yaitu fokus menjadikan Kecamatan Bukit Batu dan Kecamatan Siak Kecil sebagai kawasan industri wisata religius, pelabuhan ekspor-impor, pusat pengembangan pertanian, perkebunan dan peternakan modern yang prorakyat.
Gerbang Permata, fokus menjadikan Kecamatan Mandau dan Kecamatan pinggir sebagai pusat pengembangan industri, pertambangan, perdagangan, ketenagakerjaan, peternakan, pertanian dan kerkebunan.
Terakhir, Gerbang Pesisir. Fokus untuk menjadikan Pulau Rupat sebagai pusat pariwisata unggulan daerah, perkebunan, peternakan, kelautan dan perikanan. (Bku)
Hadir pada acara tersebut, Wakil Bupati Bengkalis Muhammad, Kepala Bappeda Jondi Indra Bustian, Plt Direktur STIE Bengkalis Kodijah, Ketua Kamar Dagang dan Industri Masuri dan Kepala Dinas dan Badan di lingkup Kabupaten Bengkalis.
Dalam pengarahannya Bupati memberi apresiasi atas terlaksananya Forum Konsultasi Publik yang bertujuan untuk mendengarkan masukan dan gagasan langsung dari masyarakat sebagai wujud membangun daerah.Untuk itu, kepada SKPD, Bupati berpesan agar mengikuti forum ini dengan baik dan menyerap aspirasi masyarakat serta menganalisa untuk diimplementasikan dalam rencana kerja pembanguna daerah.
''Kalau memang bisa diselesaikan segera selesaikan. Jika memang belum bisa, telaah untuk tetap dipertimbangkan agar ke depannya bisa dilaksanakan,'' harapnya.
Terkait harapan yang disampaikan Plt Direktur STIE Bengkalis tentang kondisi terkini kampus tersebut, Bupati Amril Mukminin mengucapkan terima kasih. "Kami memahami kondisi ini dan menjadi PR kita bersama untuk segera dituntaskan demi peningkatan SDM di Kabupaten Bengaklis," ujarnya.
''STIE tetap terus berkarya dalam membangun sumberdaya dan daerah. Pemkab Bengkalis akan melakukan langkah langkah strategis untuk mengoptimalkan setiap perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Bengkalis, karena kita memahi betul perguruan tinggi ikut andil dalam mempercepat pembagunan daerah," tegas Amril.
Sebelumnya Kepala Bappeda Bengkalis H Jondi Indra Bustian, mengatakan Forum Konsultasi Publik merupakan rangkaian dari proses penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah yang dilaksanakan dengan tujuan menghimpun masukan dan saran dari berbagai komponen masyarakat bagi penyempurnaan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Bengkalis 2017.
Disamping itu, konsultasi publik juga sebagai forum silaturahmi untuk membangun sinergi dan pemahaman bagi semua pemangku kepentingan di Kabupaten Bengkalis.
"Dengan momentum hari ini juga, Kami mengharapkan dapat menerima masukan dalam rangka penyusunan RPJMD Kabupaten Bengkalis Tahun 2016 - 2021 yang sedang dilaksanakan," ujar Jondi.
Masih menurut Jondi, forum ini juga sebagai wadah sosialisasi terhadap Visi dan Misi Bupati Bengkalis yakni "Terwujudnya Kabupaten Bengkalis Sebagai Model Negeri Maju dan Makmur di Indonesia" dengan pendekatan empat pusat kegiatan.
Empat pusat kegiatan itu adalah Gerbang Utama, yatiu Fokus menjadikan Pulau Bengkalis sebagai pusat pemerintahan, pusat pendidikan terpadu dan pusat pengembangan budaya melayu Serumpun.
Kemudian Gerbang Laksamana, yaitu fokus menjadikan Kecamatan Bukit Batu dan Kecamatan Siak Kecil sebagai kawasan industri wisata religius, pelabuhan ekspor-impor, pusat pengembangan pertanian, perkebunan dan peternakan modern yang prorakyat.
Gerbang Permata, fokus menjadikan Kecamatan Mandau dan Kecamatan pinggir sebagai pusat pengembangan industri, pertambangan, perdagangan, ketenagakerjaan, peternakan, pertanian dan kerkebunan.
Terakhir, Gerbang Pesisir. Fokus untuk menjadikan Pulau Rupat sebagai pusat pariwisata unggulan daerah, perkebunan, peternakan, kelautan dan perikanan. (Bku)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.
TULIS KOMENTAR +INDEKS







