11 Suku Nyatakan Ikrar Bersatu untuk Negeri Junjungan
Pengucapan Ikrar Pelangi Negeri Junjungan dari sebelas perwakilan suku di Bengkalis dibacakan Anwar. Kesebelas suku dan etnis yang ada, suku Aceh, Asli, Banjar, Batak, Bugis, Jawa, Melayu, Minang, Sunda, Sakai, Tionghoa dan Nusa Tenggara Barat. Â Setelah mengucapan Ikrar Pelangi Negeri Junjungan, seluruh perwakilan membubuhkan tanda tangan di hadapan Bupati Bengkalis Amril Mukminin.
Isi dari Ikrar Pelangi Negeri Junjungan, menyatakan bahwa sebagai suku-suku dan etnis bangsa yang lahir, berdomisili dan beraktivitas di Kabupaten Bengkalis merasa memiliki negeri ini, dan merasa indahnya hidup berdampingan. “Untuk itu, kami ikut serta dan bertanggungjawab untuk memikirkan, membangun dan memelihara terhadap hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai dan siap meneruskan kelanjutannya,†ucap Anwar.
Melalui peringatan Hari Jadi ke-504 tahun 2016, dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan untuk menuju Bengkalis Negeri Junjungan yang maju dan makmur. Perwakilan suku menyatakan siap menyukses tahapan-tahapan program pembangunan yang dituangkan dalam rencana pembangunan jangka pembangunan yang dituangkan dalam RPJMD 2016-2021, sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Bengkalis.
“Agar kepentingan dimaksud dapat diwujudkan kami terus melakukan komunikasi antar suku dan etnis bangsa sebagai faktor pengungkit yang dominan untuk mengurai simpulan-simpulan masalah dan menjunjung perbedaan dalam kebersamaan, menciptakan keharmonisan, keamanan dan kemakmuran negeri,†ucap Anwar membacakan Ikrar Negeri Pelangi Junjungan.
Bupati Bengkalis Amril Mukminin menyambut baik dan apresiasi atas Ikrar Negeri Junjungan yang diucapkan sebelas perwakilan suku, etnis dan bangsa di Kabupaten Bengkalis. Menurutnya, untuk membangun Negeri Junjungan, dibutuhkan persatuan dan kekompakan dari seluruh elemen. Sekecil apapun dukungan yang diberikan, akan memiliki arti penting dalam menopang pilar-pilar Kabupaten Bengkalis.
Pada kesempatan itu, Amril mengimbau pada seluruh suku dan etnis agar tidak mudah diadu-domba dan dibenturkan oleh pihak-pihak yang tak bertanggungjawab. Hal ini bisa memecah belah persatuan dan kesatuan yang telah terbangun di Negeri Junjungan Kabupaten Bengkalis.
Pawai hari jadi Bengkalis berlangsung meriah. Sebanyak 11 etnis dan suku menampilkan adat, istiadat seni dan budaya masing-masing. Tidak ketinggalan juga sekolah dan perguruan tinggi yang ada di Bengkalis ikut ambil bagian.
Masyarakat Kota Bengkalis tampak antusias menyaksikan pawai budaya yang digelar setiap hari Bengkalis ini. Ada yang datang langsung ke Lapangan Tugu, ada juga yang turun di sepanjang jalan yang dilewati peserta pawai.
Adapun rute yang
dilewati peserta pawai budaya adalah start di Lapangan Tugu, Jalan Sudirman,
Jalan Hos Cokro Haminoto, Gatot Subroto, Jalan Antara, Jalan Ahmad Yani dan kembali
ke Lapangan Tugu. ***
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







