Wujudkan Bengkalis Bebas Asap: Perusahaan, Bupati dan Forkompinda Teken Komitmen Bersama
Penandatanganan komitmen bersama yang digelar di lantai IV Kantor Bupati
Bengkalis itu, diawali perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah
Kabupaten Bengkalis.
Dilanjutkan Kepala Kejari Bengkalis Heru Winoto, Dandim 0303/Bengkalis Letkol
Inf Rizal Faizal Helmi, perwakilan Polres Bengkalis, disusul Ketua DPRD
Bengkalis Abdul Kadir dan terakhir Bupati Amril.
Adapun isi komitmen bersama itu, bahwa Bupati Bengkalis beserta unsur
Forkompimda, Badan/Dinas/Instansi/Lembaga, maupun pimpinan/perwakilan
perusahaan se-Kabupaten Bengkalis menyatakan berkomitmen untuk melaksanakan
upaya maksimal mencegah, menanggulangi karhutla demi terwujudnya Bengkalis
bebas asap.
Poin selanjutnya, guna pencegahan dan penanggulangan karhutla dimaksud, maka
seluruh stakeholder harus menggerakkan seluruh potensi yang ada
seperti sumber daya manusia, sarana dan pasarana.
Terakhir, seluruh pemangku kepentingan harus bersinergi dalam upaya pencegahan
dini, pengawasan, pemantauan serta pemadaman karhutla, sebagaimana Surat
Keputusan Bupati Bengkalis Nomor: 162/KPTS/II/2018 tanggal 15 Februari 2018
tentang Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Asap akibat Karhutla.
Dijelaskan Bupati Amril, penandatanganan yang digelar merupakan upaya
pencegahan dan penanggulangan Karhutla, dan bentuk langkah awal antisipasi
serta kesiapsiagaan dalam menghadapi kemarau tahun ini.
"Kami berharap semua komponen siap siaga dan tanggap terjadinya Karhutla.
Menghadapi kemarau harus ada kerja ekstra dari masyarakat, perusahaan,
pemerintah TNI/Polri, dan semua harus bersatu padu, agar kabut asap tidak
terjadi lagi. Mari jadikan daerah ini bebas asap tahun 2018, khusus perusahaan
apabila terjadi Karhutla segera mengambil langkah sigap segera koordinasikan
untuk mengambil langkah penanggulangan," ujarnya.
188,7 HektarÂ
Terhitung awal tahun
2018, Karhutla di Kabupaten Bengkalis terjadi 32 kasus dengan luas area
terbakar mencapai 188.7 hektar.
Dari 11 kecamatan, Rupat menjadi kecamatan dengan luas lahan terbakar paling
luas yaitu 78 hektar (Ha) (7 kasus), disusul Talang Muandau, lahan terbakar 32
Ha (6 kasus). Kemudian, Bandar Laksamana lahan terbakar mencapai 25.7 Ha (1
kasus) dan kecamatan Bengkalis 25.5 Ha lahan terbakar dari 2 kasus.
Sedangkan Siak Kecil lahan terbakar 12 Ha (3 kasus), Kecamatan Mandau sebanyak
8 Ha lahan terbakar (7 kasus). Selanjutnya Bukit Batu, 3 Ha terbakar (1 kasus).
Bantan hanya 2 Ha terbakar (3 kasus) dan Pinggir 1.5 Ha (1 kasus) saja.
Khusus, Bathin Solapan, menjadi satu-satunya kecamatan yang tidak terjadi
Karhutla selama periode Januari sampai dengan Maret 2018.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis,
H Ja'afar Arief dalam laporannya menyampaikan, kasus kebakaran dan luas area
yang terbakar akibat Karhutla terjadi peningkatan yang sangat signifikan.
Sampai Maret saja terjadi 32 kasus dan 188.7 hektar lahan terbakar, sedangkan
tahun 2017 hanya 9 kasus dan luas areal terbakar 48 hektar saja.
Begitu juga dengan titik api (hotspot) yang terpantau oleh Badan Meteorologi,
Klimatologi dan Geofisika (BMKG), selama 3 bulan saja ditemukan 20 titik api.
Sedangkan tahun 2017 hanya 26.
"Kondisi ini tidak terlepas dari prediksi BMKG bahwa Bengkalis akan
mengalami 2 kali musim kemarau, pertama terjadi pada pertengahan Januari hingga
awal Maret, dan kedua diperkirakan Mei hingga akhir Agustus 2018," ujarnya.
Menyikapi kondisi ini, Pemkab Bengkalis telah menetapkan siaga darurat
Karhutla, sejak 15 Februari sampai 31 Juli 2018 mendatang, status tersebut bisa
diperpanjang atau dipersingkat. "Upaya pemadaman Karhutla, semua komponen
dikerahkan, Damkar, TNI/Polri, perusahaan. Saat ini titik api nihil, namun akan
tetap siaga dan akan membentuk posko-posko penanggulangan Karhutla," tutup
Ja'afar.man
Sementara itu, dijelaskan Bupati Amril, kegiatan Rakor yang digelar sebagai
komitmen bersama dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla, dan bentuk
langkah awal antisipasi serta kesiapsiagaan dalam menghadapi kemarau tahun ini.
"Kami berharap semua komponen siap siaga dan tanggap terjadinya Karhutla.
Menghadapi kemarau harus ada kerja ekstra dari masyarakat, perusahaan,
pemerintah TNI/Polri, dan semua harus bersatu padu, agar kabut asap tidak
terjadi lagi. Mari jadikan daerah ini bebas asap tahun 2018, khusus perusahaan
apabila terjadi Karhutla segera mengambil langkah sigap segera koordinasikan
untuk mengambil langkah penanggulangan," ujarnya.
Â
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







