Puluhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Perempuan Mengenakan Jilbab
BENGKALIS,
Beritaklik.Com - Puluhan Pasukan Pengibar
Bendera Pusaka (Paskibraka) kelompok perempuan serentak mengucap kata
Alhamdulillah, seraya mengusap wajah mereka dengan tangan, saat Kepala Dinas
Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Bengkalis,
H Eduar mengatakan ada perubahan kostum untuk Paskibra tahun ini. Yang
perempuan mengenakan jilbab (kerudung).
"Untuk tahun ini ada perubahan pada kostum
Paskibra, untuk yang perempuan mengenakan kerudung (jilbab). Untuk adik-adik
yang non muslim saya kira ini tak ada masalah, karena dikenakan hanya pada hari
itu saja," ujar Eduar saat membuka Pelatihan Paskibra tingkat Kabupaten
Bengkalis, Kamis (17/7) di gedung Daerah.
Kenyataan tersebut disambut suka cita oleh
puluhan Paskibra kelompok wanita, seperti dikomando mereka serentak mengucapkan
kata Alhamdulillah. "Alhamdulilla ya Allah," ujar mereka serempak.
Wajar jika sebagian besar menyabut gembira kabar
tersebut. Pasalnya, jika kostum yang dikenakan oleh Paskibra sama dengan
tahun-tahun sebelumnya, kelompok wanita akan menerima kenyataan mereka harus
melepaskan jilbab dan rambut mereka juga bakal dipotong sebahu.
Eduar tidak hanya menyampaikan perubahan kostum,
tapi juga soal kemungkinan ke 75 Paskibra dari delapan Kecamatan se Kabupaten
Bengkalis tersebut berlebaran di tempat pemondokan alias tidak dibenarkan
pulang.
"Soal pulang tidaknya itu tergantung kesepakatan para platih dan pembina
nantinya. Tapi menurut saya sebaiknya berlebaran di sini saja, karena saya
tidak ingin mengambil resiko," ujar Eduar.
Resiko yang dimaksudkan Eduar adalah, hal-hal
yang tidak diinginkan yang bisa saja terjadi saat berada di kampung halaman
masing-masing. "Saya paham betul, di usia adik-adik sekarang ini masih begitu
bersemangat merayakan Lebaran, raun kesana kemari, berlebaran ke rumah
teman-teman. Sesuatu yang tidak diinginkan bisa saja terjadi. Jika sudah
seperti itu, tak mungkin pelatih mencar pengganti yang lain. Jadi saya sarankan
kita tetap berkumpul di sini," pesan Eduar.
Dalam kesempatan tersebut, Eduar juga menyarankan
kepada 75 Paskibra tingkat Kabupaten Bengkalis, untuk mengundurkan diri lebih
awal jika memang tidak sanggup mengikuti aturan dan pelatihan atau berat
berpisah dari orang tua.
"Jangan sudah separo jalan baru mau mundur,
karena pelatih tak mungkin mencari pengganti yang baru, karena kkawan-kawan
lain sudah lama mengikuti latihan. Kalau mau mengikuti latihan, mari
berkomitmen untuk sama-sama menyukseskan amanah yang diembankan ini," papar
Eduar lagi.
Sebelumnya Ketua Pelaksana, H Subari Lubis dalam
sambutannya mengatakan, ke 75 Paskibra tersebut berasal dari delapan Kecamatan
se Kabupaten Bengkalis. Masing-masing, Kecamatan Bengkalis 22 orang, Bantan 3
orang, Mandau 20 orang, Pinggir 6 orang, Siak Kecil 6 orang, Bukit Batu 8
orang, Rupat 6 orang dan Rupat Utara 4 orang.
Dalam kesempatan tersebut, Subari juga mengatakan
bahwa salah seorang pelajar SMA 1 Bengkalis, Gaga Mustika Ade Muklis lolos
seleksi untuk tingkat nasional mewakili Riau. Sedangkan tiga orang lainnya,
Kurnia Ramadani, Nuratika (keduanya dari SMA 1 Bantan) dan Nurhaliza (SMA 3
Mandau), berhasil mewakili Paskibra tingkat Provinsi Riau mewakili Kabupaten
Bengkalis. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







